Sabtu, 12 Oktober 2013

Home » » 5 Taman Tercantik Dunia, Alternatif Tujuan Wisata

5 Taman Tercantik Dunia, Alternatif Tujuan Wisata


Dunia Informasi - Bosan dengan padatnya suasana kota, dan pantai juga tak lagi jadi solusi menarik? Ada alternatif berlibur lain yang bisa dipilih. Menikmati keindahan taman sambil mencari udara segar.

Beberapa taman di dunia, sengaja mempercantik diri sebagai taman wisata. Tidak cuma menambah lahan hijau dan jenis bunga, tapi taman-taman ini ditata lebih spesial. DilansirHuffington Post, berikut beberapa taman yang disebut memiliki desain tercantik di dunia.

Las Pozas, Xilitla, Meksiko



Taman hutan Las Pozas di Xitilia, Meksiko ini disebut sebagai jantung hutan Meksiko. Las Pozas menjadi taman yang damai dengan arsitektur cantik, bunga-bunga eksotis, air terjun dan kolam renang.

Taman ini dibuat oleh penyair Inggris, Edward James. Ia membeli perkebunan kopi seluas 80 hektar dan mengubahnya menjadi taman. Di tahun 1949 dan 1984, James membangun 36 patung dan berbagai struktur yang dibuat seolah-olah seperti tangga menuju surga.

The Garden of Cosmic Speculation, Dumfries, Scotland




Ilmu pengetahuan alam dan matematika menjadi tema taman ini. Taman seluas 30 hektar ini, dibuat oleh seorang seniman bernama Charles Jenks. Ia memberikan nuansa oriental yang kental dari almarhum istrinya Maggie Keswick, seorang ahli taman di Asia. Taman tersebut merupakan properti pribadi, tapi terbuka untuk umum setiap satu tahun sekali dalam rangkaian acara Scotland’s Garden Scheme.

Rock Garden of Chandigarh, India




Jika bagi sebagian orang sampah dibuang, taman ini justru membuat patung-patungnya dari kumpulan sampah. Patung tersebut dibuat oleh Nek Chand pada tahun 1957 dari limbah industri rumah tangga yang ia kumpulkan dari situs pembongkaran di Chandigardh. Selama 18 tahun taman ini dirahasiakan, sampai akhirnya ditemukan oleh pihak berwenang.

A French Kiss di Akaroa, Christchurch, New Zealand




Taman ini didirikan di Auckland pada tahun 1994. Dengan hamparan rumput hijau, taman ini terinspirasi dari sejarah pemukiman kota Perancis di Pulau Akaroa. Setiap tahunnya, taman ini dijadikan tempat diadakannya festival bunga internasional.

Jardin Majorelle, Marakesh, Maroko




Taman Majorelle merupakan taman botani yang dirancang oleh seniman asal Perancis Jacques Majorelle pada tahun 1920 dan 1930-an. Dibuka untuk umum sejak tahun 1947, taman ini kemudian dibeli oleh perancang busana legendaris Yves Saint-Laurent (YSL) tahun 1980. Pada akhir kematiannya tahun 2008, abu jenazah YSL bahkan ditebar di taman ini.

Taman yang juga rumah Islamic Art Museum Marrakech ini juga menyimpan barang kesayangan YSL. Barang itu berupa tekstil dari Afrika Utara, perhiasan, dan lukisan karya Majorelle.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar