Selasa, 02 Juli 2013

Home » , » Zat Hyaluronic Acid, Rahasia Panjang Umur Ala Jepang

Zat Hyaluronic Acid, Rahasia Panjang Umur Ala Jepang


Apa rahasia umur panjang penduduk Jepang? Mereka menceritakan pengalaman hidupnya agar bisa berumur panjang. Salah satu zat yang sering mereka makan adalah Hyaluronic Acid (HA)

Hyaluronic Acid atau Restiaid Asam hialuronat atau Hyaluronan atau hyaluronic acid atau hyaluronate (atau disingkat HA) adalah suatu zat yang terdapat pada seluruh jaringan tubuh manusia, yang berfungsi mengikat air. Kepentingan akan Hyaluronic Acid tidak dapat dianggap remeh.

Jadi HA adalah polisakarida alami yang menyusun jaringan ikat. Fungsi utama molekul ini adalah untuk menstabilkan struktur interseluler (bagian dalam sel) dan membentuk matriks fluida untuk tempat pengikatan kolagen dan serat elastik.

Di dalam tubuh, asam hialuronat terdapat dalam wujud gel pada kulit dan tali pusat, serta terlarut pada cairan sinovial. Monomer penyusun asam hialuronat adalah disakarida asam N-asetilhialobiuronat.



Seiring dengan pertambahan usia, jumlah asam hialuronat di kulit akan menurun sehingga menyebabkan peningkatan kerutan. Salah satu aplikasi dari asam hialuronat adalah sebagai jaringan pengisi lunak untuk mengatasi lipatan dan kerut di wajah. Beberapa perusahaan kosmetik telah membuat produk dari asam hialuronat yang dapat bertahan lebih lama di jaringan lunak.

Karena kita tahu bahwa sebagian besar dari tubuh kita terdiri dari air. Jadi air adalah sesuatu yang sangat penting untuk kesehatan dan termasuk kecantikan.



HA pada tubuh banyak ditemukan pada:

Sendi
Kulit
Mata
Gusi
Rambut
Sendi-sendi kita (seperti sikut dan dengkul) semuanya dikelilingi oleh membrane yang dinamakan synovial membrane, yang mana bentuknya seperti kapsul mangelilingi ujung-ujung tulang.

Membran ini menyimpan cairan yang dinamakan synovial fluid. Pada dasarnya, synovial fluid ditemukan pada rongga-rongga sambungan/sendi. Mempunyai banyak fungsi, termasuk menyediakan pelumas, sebagai alat penahan goncangan, dan pembawa nutrisi. Cairan ini melindungi sendi dan tulang.



Tetapi akibat dari bertambahnya usia, maka kandungan Hyaluronic Acid akan semakin berkurang. Dan apa yang akan terjadi jika sendi kekurangan Hyaluronic Acid ? Sendi akan terasa sakit, sehingga sulit untuk beraktifitas. Penyakit ini disebut Osteoarthritis.

Fungsi HA pada Mata
HA juga berfungsi untuk memperjelas penglihatan, memberikan pelumas pada mata. Karena bola mata kita dikelilingi oleh HA. HA juga biasanya digunakan pada pengoperasian mata, khususnya pada operasi katarak dan glaucoma.

Fungsi HA terhadap Otak
Besaran otak akan mengecil karena usia bertambah. Ini disebabkan karena kandungan air dan Hyaluronic Acid pada otak yang berkurang, sehingga akan menyebabkan pikun. Untuk itu untuk menjaga agar besaran otak tetap, maka kita perlu suplai kembali Hyaluronic Acid.

Fungsi HA pada Kulit
HA pada kulit terdapat pada epidermis dan dermis. Pada Dermis, HA mengisi ruang antara collagen dan elastin.

Karena faktor usia dan sinar matahari , maka menyebabkan hilangnya kadar air dan kandungan HA pada lapisan dermis dan epidermis yang menyebabkan kulit kusam, kasar dan berkerut.

Secara umum Fungsi HA pada kulit :

Melembabkan kulit dengan mengikat air
Mengisi celah yang kosong pada kulit
Meningkatkan metabolisme kulit
Meningkatkan elastisitas kulit, mengurangi garis-garis halus pada wajah
Mengaktifkan kembali sel matrik, pembentukan collagen
Fungsi lain dari HA adalah:

Meningkatkan Vitalitas
Mempercepat penyembuhan luka
Pertumbuhan rambut
Memperbaiki jaringan
Meningkatkan daya ingat
Meningkatkan kepadatan tulang
Kestabilan emosi
Meningkatkan potensi seksual
Menguatkan organ-organ dalam
Tingkat Kandungan HA Pada Tubuh Manusia:
Bayi – usia 20 tahun: Kandungan HA sekitar 80% – 100%
Setelah berusia 25 tahun: Kandungan HA sekitar 65%
Setelah berusia 50 tahun: Kandungan HA sekitar 45%
Setelah berusia 60 tahun: Kandungan HA sekitar 25%



Keberadaan air dan Hyaluronic Acid pada tubuh adalah sangat penting. Karena apabila kandungan kedua zat tersebut tercukupi, maka masalah yang selalu ditakuti setiap orang, kini telah terjawab. Hidup sehat dan awet muda dengan Hyaluronic Acid.

Lalu, pada makanan apa terdapat zat Hyaluronic Acid ini? Salah stunya adalah pada Satoimo atau Talas Jepang atau yang sering dinamai juga Taro Potato.

Satoimo (Colocasia esculenta) yang dikenal dengan nama Taro Potato atau Talas Jepang merupakan rahasia sehat dan panjang umur serta awet muda di Jepang, yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Sejarah Ditemukannya Satoimo
Ada sebuah desa di Jepang disebut Yuzuri Hara di mana penduduk di sana hidup hingga usia lebih dari sembilan puluh tahun, dengan kondisi yang masih luar biasa, bugar dan sehat.



Selain itu, mereka terlihat muda pada usia 50 tahun, meskipun pada umumnya mereka bekerja di luar di bawah sinar matahari sepanjang hari.

Penyakit seperti kanker dan Alzheimers hampir tidak dikenal di daerah ini, bahkan di kalangan perokok berat.



Setelah diselidiki rahasia sehat, awet muda dan panjang umur di desa Yuzuri Hara adalah SATOIMO.

Penelitian mengenai Satoimo telah dilakukan dan hasilnya menunjukkan bahwa satoimo sangat kaya akan Hyaluronic Acid (HA), substansi yang diproduksi secara alami oleh tubuh kita yang jumlahnya berlimpah ketika kita masih muda.

Sayangnya hyaluronic acid ini berkurang seiring dengan bertambahnya usia, sehingga kulit menjadi keriput, bergaris, kering dan lainnya.

Efek serupa pun ditunjukan oleh organ-organ bagian dalam tubuh kita. Dimana hyaluronic acid sangat diperlukan oleh tubuh, agar tubuh tetap dalam kondisi baik dan berfungsi dengan baik hingga tahap seluler.

Selain itu, Hyaluronic acid sangat berperan dalam kesehatan sendi, penglihatan, jaringan penghubung (connective tissue), mempercepat proses penyembuhan luka, dan sangat berperan dalam pembentukan kolagen.

Manfaat Collagen bagi tubuh Manusia:



Membantu meremajakan kulit & mencegah penuaan kulit
Membantu mengatasi masalah tulang / osteoarthritis dengan cara mengurangi nyeri, meningkatkan pergerakan dari sendi, memperkuat jaringan ikat & dapat mempercepat proses penyembuhan
Memperkuat pembuluh darah & meningkatkan sirkulasi sehingga dapat membantu mengurangi resiko penyakit jantung.
Ada pertanyaan, apa beda talas Jepang Satoimo (Colocasia esculenta) dengan talas yang ada di Indonesia misal talas yang terkenal, Talas Bogor (Colocasia giganteum). Selain di Bogor talas di Indonesia juga banyak dijumpai di daerah Malang dan Bali.

Talas bogor masuk dalam genus Xanthosoma juga tersebar di kawasan Asia dan mempunyai nama yang juga berbeda, seperti malanga, otoy, otoe, new cocoyam, tannia, tannier, yautía, macabo, taioba, dasheen, quequisque, ʻape (di Papua New Guinea) dan di Singapore disebut juga taro (taro kongkong). Sedangkan jenis tumbuhannya di Indonesia dimanakan keladi.

Namun talas Jepang ini jika dilihat dari fisiknya lebih mendekati umbi yang di Indonesia disebut Bentul. Dan dari fisik pohonnya juga tak jauh berbeda dengan bentul. Sedangkan talas Bogor memiliki daun yang lebih besar dari bentul. Namun bisa jadi, mungkin tak banyak berbeda pula dari zat yang terkandung di dalamnya. Bagaimana? Anda mau mencobanya?

 sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar