Kamis, 18 Juli 2013

Home » , » Keindahan Empat Masjid Berbentuk Unik

Keindahan Empat Masjid Berbentuk Unik


Masjid Agung Djenne berlokasi di Afrika Barat. (commons.wikimedia.org )

VIVAlife - Jika biasanya bangunan masjid identik dengan kubah dan ukiran kaligrafi maka lain halnya dengan masjid-masjid berikut ini. Masjid justru dibuat dengan berbagai asimilasi gaya arsitektur daerah setempat sehingga bentuknya menjadi beragam dan unik.

Berikut masjid-masjid unik tersebut seperti dirangkum VIVAlife dari berbagai sumber.

1. Masjid Agung Djenné




Masjid unik yang terbuat dari lumpur ini terletak di Djenné, Afrika Barat. Pembangunannya dilakukan selama 3 tahun, sejak 1906 hingga 1909 dengan bantuan pemerintah Prancis. Dinding masjid ini dibangun di atas tanah seluas 5.625 meter persegi, dan terbuat dari bata lumpur.

Lumpur ini disebut dengan ferey. Untuk mengurangi proses peretakan yang terjadi akibat kelembaban dan suhu, di dalam tembok bangunan ini ditanam beberapa batang pohon kelapa. Setengah dari masjid ini dibiarkan terbuka. Sedangkan setengahnya lagi diberi atap yang ditopang dengan sembilan puluh tiang kayu.

2. Masjid Agung Samara



Masjid yang terletak di Kota Samara, Irak ini, dibangun pada abad ke-9 oleh Khalifah Abbasiyah Al Mutawakkil yang saat itu memerintah kota Samara di tahun 847 hingga 861. Masjid ini unik karena memiliki menara kerucut setinggi 52 meter dan lebar 33 meter dengan tangga spiral yang disebut Menara Malwiya.

Masjid ini memiliki 17 gang dan dinding-dinding mosaik yang terbuat dari kaca gelap berwarna biru. Dinding tersebut merupakan bagian dari perpanjangan kota Samara ke arah timur. Seni dan arsitektur masjid ini terlihat dari ukiran di dalam masjid yang didesain berbentuk bunga dan geometris. Arsitektur tersebut mewakili dekorasi Islam pertama di Irak.

3. Masjid Beket Ata



Masjid ini berada di bawah tanah yang terletak di Oglandy, Kazakhstan. Untuk menuju ke sana, disediakan tangga yang berada di sepanjang tebing. Masjid dengan dinding berbentuk cekung ini dibangun dengan arsitektur yang mirip dengan bentuk yurt. Di dekatnya juga terdapat museum kecil yang menampilkan artefak-artefak yang berhubungan dengan Beket Ata.

Beket Ata merupakan anak dari keluarga prajurit pemberani di Kazakhstan. ia mempelajari Islam dan mengajarkan agama tersebut kepada anak-anak di wilayahnya. Khotbahnya mengenai moral yang baik, menyebar di antara orang-orang Adai. Ia meninggal pada usia 63 tahun. Setelah kepergiannya dibuatlah empat masjid yang didedikasikan untuknya di Kazakhstan, yaitu, Masjid Ak-Mechet di Kulsary, Masjid Ustyurt Plateau, masjid bawah tanah Beket-ata di Oglandy dan masjid bawah tanah Beket-ata di Beineu.

4. Masjid E - Safina



Masjid yang terletak di Bakra Peri, Karachi, Pakistan ini, dikenal juga dengan Masjid Boat Shapped. Disebut demikian karena bentuknya yang mirip dengan kapal laut. Tidak diketahui oleh siapa dan kapan masjid unik ini dibuat. Namun, keindahannya dapat Anda lihat jika mengunjunginya saat malam hari. Karena, Masjid ini dihiasi dengan lampu warna-warni yang membuat tampilannya terlihat cantik.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar