Kamis, 18 April 2013

Home » , » Mengeluarkan Emosi Lewat Internet, Baik atau Buruk?

Mengeluarkan Emosi Lewat Internet, Baik atau Buruk?



Dunia Informasi - Jika tengah dilanda stres yang cukup menumpuk, umumnya lebih baik stres tersebut disalurkan untuk membuat pikiran jadi lebih dingin dan perasaan juga lebih lega. Namun sebuah penelitian terbaru menyatakan bahwa menyalurkan rasa stres dan emosi negatif secara online malah membuat seseorang merasa lebih marah dan depresi.

Menurut Ryan Martin, penulis dari jurnal Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking, internet adalah sesuatu yang dapat mengeluarkan masalah lebih impulsif ketimbang masalah lainnya. Dalam internet, penggunanya tak perlu memberikan data asli dengan bersembunyi di balik topeng anonim. Berbagai situs online juga dapat digunakan secara bebas untuk melemparkan berbagai komentar atau tindakan negatif yang tak bisa dilakukan di dunia nyata.

Pengguna internet yang sering meninggalkan pesan atau komentar negatif lewat sebuah situs umumnya memang akan merasa lega dan lebih tenang sesaat setelah mereka melakukan posting. Namun tindakan yang mereka lakukan juga akan membangun perasaan marah atau frustasi. Studi lainnya juga menyatakan bahwa menulis keluhan secara online ini rupanya memiliki hubungan dengan perubahan mood negatif yang dimiliki oleh seseorang.



Kebanyakan pengguna internet ini berpikir bahwa mengeluarkan uneg-uneg secara online dapat membuat mereka merasa lega, nyatanya tidak. Mengeluh secara online memiliki indikasi bahwa orang tersebut merasa dirinya tidak sanggup menghadapi masalah yang tengah dialami maupun membuat perubahan sedikit pun. Selain itu, terlalu sering mengeluh secara online justru menyebabkan berkurangnya tingkat kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain sekaligus kemampuan menghadapi sebuah permasalahan yang membuat stres.

Tidak hanya merugikan diri sendiri, dengan berbagai posting keluhan dan komentar negatif di internet rupanya juga dapat mempengaruhi orang lain yang membaca keluhan atau komentar tersebut. Orang yang membaca berbagai posting negatif tersebut akan mengalami perubahan mood yang berakhir dengan melonjaknya tingkat emosi dan stres.

Bagaimana cara mengatasinya? Martin menyatakan bahwa cara untuk mengakhiri perasaan depresi atau stres ini adalah dengan menghadapi serta mencoba untuk memecahkan masalah yang tengah dialami. Dengan menghadapi masalah tersebut dan tidak memposting berbagai keluhan lewat internet, seseorang akan merasa jauh lebih lega dan tentunya tindakan tersebut akan membawanya kepada hal yang lebih positif.

(via Daily Mail)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar