Jumat, 27 Februari 2015

Home » , » Beredar Broadcast Begal Motor Tak Benar, Kapolda Metro Langsung Ikut Razia di Depok

Beredar Broadcast Begal Motor Tak Benar, Kapolda Metro Langsung Ikut Razia di Depok



ag03s.blogspot.com - Berita Begal Motor Terbaru: Maraknya begal motor di Depok, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Unggung Cahyono ikut patroli bersama dengan Kapolresta Depok, Kombes Pol Ahmad Subarkah dalam operasi cipta kondisi di titik rawan. Beredarnya broadcast tak benar ikut memperkeruh suasana.

Menurut Kapolda, pihaknya langsung mengirimkan 360 anggota terdiri dari anggota Intel, Reskrim, Krimsus dan Narkoba untuk memback up seluruh jajaran Polres.

“Diantaranya Polresta Depok sudah kita kirim anggota 1 SSK untuk menangkap pelaku begal motor serta teror bom yang sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya bersama Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah saat meninjau lokasi razia di depan kampus BSI Jalan Margonda, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Rabu (25/02/2015) sekitar pukul 23:00.

Kapolda mengutarakan juga telah mengamankan 48 tersangka pelaku kejahatan jalanan termasuk begal motor dari seluruh jajaran Polres termasuk Depok. “Tujuh diantaranya dilumpuhkan meninggal dunia lantaran membahayakan anggota dan masyarakat,”katanya.

Kapolda menambahkan pihaknya juga telah menyita hasil kejahatan motor sebanyak 140 unit, mobil 21 unit, senjata api 14 pucuk satu diantaranya senpi organik, satu pucuk senjata air soft guns, serta 12 senpi rakitan.

“Seluruh lokasi rawan begal yang terjadi di pinggiran Jakarta yaitu Depok, Tangerang, Bekasi telah kita petakan sebanyak 16 kejadian yang dianggap rawan lokasi begal motor,”tambahnya.

Upaya antisipasi begal di seluruh jajaran, Kapolda menerapkan langkah Preemtif, dan Prepentif. “Jika memang membahayakan akan dilakukan represid upaya gakkum terhadap para pelaku,”demikian.


Menanggapi peristiwa anarkis yang dilakukan masyarakat terhadap pelaku begal di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kapolda mengimbau jangan main hakim sendiri. “Setiap malam kita sudah melakukan razia patroli skala besar. Saya berharap akan segera menangkap seluruh pelaku begal yang masih DPO. Untuk wilayah Depok yang DPO ada 2 orang, masih terus kita kejar pelakunya tersebut di daerah kampung asalnya Lampung,”paparnya.

Kapolres mengatakan razia dilakukan di enam titik rawan seluruh jajaran Polsek dan satuan unit fungsi. “Razia kita konsentrasikan di tiga tempat yakni Jalan Raya Bogor, depan kampus BSI Margonda, serta Jalan Juanda,”tuturnya.

Mantan Kasat Brimob Polda Sumut ini menambahkan terkait isu broadcast bbm baik itu begal maupun isu penyebaran kelompok begal asal Lampung yang disebar di wilayah Jabodetabek ditanggapi dengan tenang namun harus tetap waspada.

“Hingga kini belum ada informasi terkait penyebaran pelaku begal dari anggota. Namun perlu kita waspada dan selalu berhati-hati bagi pengendara motor,”demikian.

Pesan berantai yang memperkeruh keadaan

Masyarakat dibuat resah dengan adanya pesan berantai melalui BBM atau WhatsApp. Setelah beredar kabar ada ratusan begal berilmu kebal yang didrop dari Lampung untuk beraksi di Jabodetabek, Rabu malam ada lagi BBM baru beredar yang isinya :

“Terjadi pembegalan di Pamulang Tangerang Selatan Pondok Benda 2 pkl 20 : 00 korban tewas di tempat akibat di bacok menggunakan pedang. Pelaku lari ke arah Serpong bagi anda melihat seseorang yg menggunakan sepeda motor satria harap lapor polisi.”

Namun dari hasil penelusuran Polsek Pamulang yang langsung dipimpin kapolsek beserta patroli dan unit Reskrim ternyata di daerah Pamulang tidak ada kejadian pembegalan.”Belum ada Laporan dari masyarakat adanya pembegalan,” kata Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya, Kamis dinihari.

Bahkan kata Kapolsek Doddy F. Sanjaya, pihaknya sedang melakukan patroli dan razia dalam rangka cipta kondisi. Kapolsek mengimbau jangan mudah terpengaruh isu yang justru memperkeruh suasana.“Meski demikian warga agar tetap waspada, terlebih jika naik motor pada malam hari,”imbau Kompol Doddy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar