Sabtu, 27 Juni 2015

Menangi Duel Sengit dengan Marquez, Rossi Juara di Assen


ag03s.blogspot.com- MotoGP Belanda menyuguhkan duel sengit sepanjang 26 lap antara Valentino Rossi dan Marc Marquez. Ketika balapan tuntas, Rossi berhasil mengalahkan Marquez untuk finis di podium pertama.

Pada balapan yang dihelat di sirkuit Assen, Sabtu (27/6/2015) malam WIB, Rossi dan Marquez bertarung ketat sejak lap pertama. Marquez sempat memimpin balapan selama tiga lap sebelum disalip Rossi di tiga lap terakhir.

Bagi Rossi ini adalah kemenangan ketiganya musim ini, setelah Qatar dan Argentina. Pebalap Italia itu pun kokoh di puncak klasemen dengan 163 poin.

Sementara itu rentetan empat kemenangan Jorge Lorenzo harus putus, setelah dia finis posisi ketiga dan mengumpulkan total 153 poin, tertinggal 10 angka dari Rossi.

Marquez akhirnya naik podium lagi setelah terakhir kali pada seri keempat di Spanyol. Pebalap Repsol Honda itu naik ke posisi keempat klasemen dengan 89 poin.

Jalannya Balapan

Rossi yang memegang pole langsung melesat ke depan untuk menjauhkan dari para pesaingnya. Sementara itu Marquez melewati Aleix Espargaro untuk menguntit Rossi di posisi kedua.
Sementara itu, Lorenzo berhasil melesat dari posisi kedelapan untuk menempati urutan keempat dan tak lama melewati Aleix untuk berada di posisi ketiga.

Lap demi lap berlalu, Rossi masih terus mengamankan posisinya dari kejaran Marquez yang mengincarnya. Berkali-kali Marquez coba mendekati Rossi, namun pebalap Yamaha itu berhasil menjauhkan jaraknya.

Lorenzo sendiri coba mencari celah untuk mengejar kedua pebalap di depannya, namun dari lap ke lap jarak makin menjauh, dan tampaknya dia akan mengamankan posisi ketiga dari kejaran Andrea Iannone.

Usaha Marquez untuk menyalip Rossi akhirnya terwujud di lap ke-20. Melihat Rossi sedikit melebar saat menikung, Marquez mengambil dari dalam dan berhasil berada di posisi terdepan untuk pertama kali pada balapan ini.

Di sisa lima lap, Rossi kini yang mengejar Marquez dan berusaha mengambil alih lagi pimpinan balapan. Duel seru terjadi terutama saat tikungan ketika Rossi coba mencari celah untuk menyalip Marquez.

Rossi menyalip lagi Marquez di lap ke-23 dengan cara sama saat disalip di tiga lap sebelumnya. Marquez agak melebar di tikungan, lalu Rossi mengambilnya dari dalam dan berhasil mempertahankan posisinya tersebut dari kejaran rivalnya itu.

Mendekati garis finis tepatnya di tikungan terakhir, Marquez nyaris menyalip Rossi dan motor keduanya bersentuhan, yang menyebabkan Rossi keluar lintasan. Tapi. Rossi mampu mempertahankan keseimbangan motornya dan jadi pebalap pertama yang melintasi garis finis, disusul Marquez dan Lorenzo.

Hasil MotoGP Belanda
Pos-Pebalap-Tim-Waktu

1. Valentino Rossi (Italia) Yamaha 40:54,037
2. Marc Marquez (Spanyol) Honda 40:55,279
3. Jorge Lorenzo (Spanyol) Yamaha 41:08,613
4. Andrea Iannone (Italia) Ducati 41:13,146
5. Pol Espargaro (Spanyol) Yamaha 41:18,305
6. Cal Crutchlow (Inggris Raya) Honda 41:18,410
7. Bradley Smith (Inggris Raya) Yamaha 41:18,479
8. Dani Pedrosa (Spanyol) Honda 41:18,693
9. Aleix Espargaro (Spanyol) Suzuki 41:20,762
10. Maverick Vinales (Spanyol) Suzuki 41:21,275
11. Danilo Petrucci (Italia) Ducati 41:23,075
12. Andrea Dovizioso (Italia) Ducati 41:23,455
13. Scott Redding (Inggris Raya) Honda 41:40,700
14. Yonny Hernandez (Kolombia) Ducati 41:43,342
15. Loris Baz (Prancis) Yamaha Forward 41:46,433

Read More >>

Video Hampir Jatuh, Rider Muda Ini Meluncur dengan Lutut Sampai Garis Finis



ag03s.blogspot.com - Kejadian unik terjadi di Moto3 Belanda di Sirkuit Assen. Lantaran berusaha menahan motornya agar tidak tergelincir, rider muda Niklas Ajo malah finis dengan berseluncur di atas lututnya. Bagaimana ceritanya?

Kejadian tersebut terjadi beberapa saat menjelang finis. Dua tikungan sebelum melewati garis akhir, Ajo yang sedang menggeber motornya malah kehilangan keseimbangan. Imbasnya, motornya oleng dan dia pun meluncur ke luar lintasan.

Sadar bahwa garis finis sudah ada di depan mata, Ajo berusaha mati-matian agar tidak terjatuh. Akhirnya, dia meluncur dengan posisi yang aneh: kedua tangannya tetap memegang setang motor, sementara hampir seluruh tubuhnya terseret di sebelah kanan motornya.

Agar tidak terjatuh, Ajo pun menahan diri dengan kedua lututnya. Maka, jadilah dia meluncur di atas lutut, dengan motor di sebelah kirinya, sampai garis finis.

Berikut vidoenya :



"Saya hanya mencoba untuk menyelamatkan diri saya. Tapi, mengingat garis finisnya sudah dekat, ya saya hanya mencoba untuk melewatinya," ujar Ajo seperti dilansir MotoGP.

Aksi Ajo yang tidak kenal menyerah itu pun mendapatkan aplaus. Tidak hanya dari kru, tetapi juga para penonton yang hadir di Sirkuit Assen.

Yang disayangkan, Ajo jadi kehilangan posisinya. Dia harus puas finis di urutan ke-17 pada balapan tersebut.

"Yah, amat disayangkan. Harusnya finis kedelapan bisa jadi finis terbaik sejauh ini. Tapi, saya harus fokus pada balapan berikutnya," kata pebalap Finlandia berusia 20 tahun ini.

Sumber detiksport
Read More >>

Jumat, 26 Juni 2015

Rossi dan Ketidakberuntungan Kualifikasi




ag03s.blogspot.com - "Kalau saja Valentino Rossi bisa lebih baik dalam kualifikasi" - Musim ini saya mungkin mendengar kalimat tersebut satu kali saja, namun sebenarnya saya pernah mendengarnya ribuan kali.

Tapi memang tampak jelas titik lemah pembalap Italia ini dalam upayanya mengejar gelar juara dunia ke-10 banyak terjadi justru 24 jam sebelum lampu start padam di hari balapan.

Rossi sebelum ini dan juga nanti akan selalu menjadi pembalap yang habis-habisan, bukannya seorang spesialis satu putaran di babak kualifikasi. Ingin bukti? Dia menang balapan 110 kali, padahal cuma 60 kali berada di pole position. Plus, tiga kemenangan terakhir dia semuanya diraih dari posisi start delapan.

Sejak MotoGP mengadopsi sistem kualifikasi yang lebih singkat, hanya 15 menit mulai 2013, kesulitan Rossi untuk melakukan putaran terbaik makin menjadi frustrasi berkepanjangan bagi dirinya dan para fans balapan.

Tengoklah Grand Prix Catalunya sebagai contoh penting. Rossi mampu melonjak dari posisi delapan menjadi dua pada akhir putaran keempat saja, namun rekan setimnya di Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, sudah unggul 1,4 detik. Meskipun bisa mengimbangi akselerasi Lorenzo di sisa balapan, namun Rossi tidak bisa memangkas jarak, dan ini bukan yang pertama kasus seperti ini terjadi.

Musuh Rossi waktu kualifikasi ada dua sekarang.

Tidak ada lagi hari-hari ketika seorang pembalap punya waktu 45 sampai 50 menit untuk menguasai ritme dan beradaptasi sepenuhnya dengan kondisi trek dalam babak kualifikasi selama satu jam, sebelum akhirnya beralih ke ban soft dan melakukan serangan maksimal di menit-menit terakhir.

Sekarang ini, Anda keluar dari pitlane dengan hanya membawa bahan bakar nyaris sesendok saja di tangki sebelum menyelaraskan pikiran, tubuh dan mesin untuk mengejar posisi dalam satu atau dua putaran. Ini mirip rolet Rusia di atas sepeda motor MotoGP.

Yang kedua, hak menggunakan ban yang lebih lunak diberikan kepada Ducati dan Suzuki, sekaligus memberi keuntungan bagi dua tim itu untuk melesat di kualifikasi. Ducati tujuh kali merebut baris terdepan (tiga besar) pada musim 2015 dan Suzuki tiga kali. Itu termasuk duapole position untuk Ducati dan satu untuk Suzuki – semuanya diraih dengan menggunakan ban lebih lunak dari tim utama Yamaha dan Honda.

Namun keuntungan ban lunak tidak boleh disebut sebagai alasan. Dan bagi seorang Rossi, dia juga tidak mempermasalahkan.

Lorenzo juga memiliki akses ke spesifikasi ban Bridgestone persis sama seperti Rossi, seperti halnya Marc Marquez, dan keduanya terbukti superior dalam hasil kualifikasi.

Faktanya, sejak sistem kualifikasi Babak I dan Babak II*) diperkenalkan pada 2013, Rossi bisa berada di baris terdepan hanya tujuh kali dari 43 balapan. Sisa 36 balapan lainnya, dia bahkan tidak masuk baris kedua (enam besar - red) sebanyak 17 balapan.

Pada periode yang sama, Lorenzo mencetak enam pole position dan 21 kali di baris terdepan dan hanya kehilangan dua baris terdepan dalam tiga balapan saja.

Sedangkan untuk Marquez, jangan ditanya lagi, dia adalah master kualifikasi. Juara dunia asal Spanyol itu merebut 25 pole position dalam 43 balapan MotoGP yang telah dilakoninya sejak musim 2013, dan hanya delapan kali terlempar dari tiga besar.

Kunci keberhasilan Lorenzo untuk mencetak rekor pribadi yaitu empat kemenangan secara beruntun adalah kemampuannya melesat ke depan di putaran pertama dan menjaga posisi dengan cara yang begitu dominan, sehingga semua pembalap lain tak bisa melihat ban depannya dalam 103 putaran terakhir!

Tidak akan mudah bagi Rossi untuk memecahkan masalah ini. Lagipula, dia telah 43 kali mencoba tanpa hasil memuaskan.

Sebagian mengatakan umurnya membuat dia cenderung menghindari risiko dibandingkan para pembalap yang lebih muda. Namun saya tidak mau terima teori seperti ini. Rossi memang sudah berumur 36 tahun, namun dia lebih kencang dari sebelumnya. Akselerasi dia dalam balapan sama sekali tidak menunjukkan bahwa dia lebih memikirkan risiko daripada hadiahnya.

Namun meyakinkan pikiran untuk tambah kencang lagi dua atau tiga persepuluh detik saat sudah benar-benar berada dalam batas kemampuan adalah cara berpikir yang belum dikuasai Rossi. Dia harus melakukan itu sangat cepat sebelum masalah ini menggagalkan gelar juara dunianya, karena kalau membahas kualifikasi, Lorenzo dan Marquez sudah berada di pole position.
Sumber Beita Satu
Read More >>

Rossi Rebut "Pole Position" di GP Belanda





ag03s.blogspot.com - Valentino Rossi secara mengejutkan mampu merebut pole position di babak akhir kualifikasi Grand Prix Belanda, Jumat (26/6), di mana sejumlah pembalap bertarung ketat dan bergantian merebut tempat teratas.

Gemuruh tepuk tangan penonton menyambut keberhasilan Rossi -- yang sejak sistem baru kualifikasi diperkenalkan pada awal 2013, baru tujuh kali dia bisa berada di baris terdepan atau tiga besar kualifikasi.

Dengan catatan waktu 1 menit 32,627 detik, Rossi cukup jauh melewati rekor pole position Sirkuit Assen yang sebelumnya dipegang Casey Stoner dengan waktu 1 menit 33,713 detik.

Marc Marquez sempat memimpin cukup lama dengan waktu 1 menit 33,005 detik, namun kemudian hanya bisa berada di posisi tiga setelah catatan waktunya dilewati oleh pembalap Suzuki Aleix Espargaro. Giliran Rossi yang semula berada di posisi sembilan menggeber habis motornya dan mengungguli Espargaro dengan selisih sekitar 0,2 detik.

Marquez yang masih memiliki satu kesempatan mencoba melakukan putaran terbaiknya namun masih belum bisa melewati Espargaro dan Rossi.

Dani Pedrosa akan memimpin baris kedua dengan merebut posisi empat untuk Repsol Honda, diikuti pembalap Tech 3 Yamaha Pol Espargaro dan pembalap Ducati Andrea Iannone.

Pembalap LCR Honda Cal Crutchlow akan memulai start di posisi tujuh, sementara pembalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo secara tak terduga terpuruk ke posisi delapan. Lorenzo saat ini hanya tertinggal satu poin dari pimpinan klasemen Rossi.

Maverick Vinales menempati grid kesembilan di atas motor Suzuki, sementara pembalap Ducati Andrea Dovizioso hanya bisa berada di posisi 10.
Sumber Berita Satu
Read More >>

Kualifikasi MotoGP Belanda : Rossi Pole di Assen





ag03s.blogspot.com - Rider Movistar Yamaha, Valentino Rossi, akan start terdepan di balapan MotoGP Belanda, diikuti Aleix Espargaro dan Marc Marquez. Hasil kurang memuaskan didapat Jorge Lorenzo yang harus start di posisi kedelapan.

Dalam sesi kualifikasi yang dihelat di sirkuit Assen, Jumat (26/6/2015) malam WIB, Rossi mencatatkan waktu 1 menit 32,627 detik usai melahap delapan lap. Bagi Rossi ini adalah pole pertamanya di musim 2015.

Catatan waktu Rossi itu unggul 0,231 dari pebalap Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro, yang harus puas di posisi kedua. Rider Repsol Honda, Marquez, yang kembali menggunakan sasis 2014 menyusul di posisi ketiga.

Melengkapi posisi lima besar kualifikasi adalah Dani Pedrosa di posisi keempat dan Pol Espargaro di posisi kelima.

Lorenzo, yang memenangi empat balapan terakhir, masih belum bisa beradaptasi baik dengan sasis baru pada motornya. Catatan waktunya hanya 1 menit 33,042 dan akan start dari posisi kedelapan.

Pebalap lain yang ada di 10 besar kualifikasi adalah Andrea Iannone, Cal Crutchlow, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso.

Hasil Kualifikasi MotoGP Belanda

Pos-Pebalap-Tim-Waktu

1 Valentino Rossi Yamaha Yamaha 1m32,627s
2 Aleix Espargaro Suzuki Suzuki 0,231s
3 Marc Marquez Honda Honda 0,259s
4 Daniel Pedrosa Honda Honda 0,360s
5 Pol Espargaro Tech 3 Yamaha 0,386s
6 Andrea Iannone Ducati Ducati 0,389s
7 Cal Crutchlow LCR Honda 0,401s
8 Jorge Lorenzo Yamaha Yamaha 0,415s
9 Maverick Vinales Suzuki Suzuki 0,449s
10 Andrea Dovizioso Ducati Ducati 0,485s
11 Danilo Petrucci Pramac Racing Ducati 0,499s
12 Bradley Smith Tech 3 Yamaha 0,609s
13 Stefan Bradl Forward Racing Yamaha Forward -
14 Yonny Hernandez Pramac Racing Ducati -
15 Loris Baz Forward Racing Yamaha Forward -
16 Scott Redding Marc VDS Honda -
17 Hector Barbera Avintia Racing Ducati -
18 Mike Di Meglio Avintia Racing Ducati -
19 Eugene Laverty Aspar Honda -
20 Jack Miller LCR Honda -
21 Alvaro Bautista Aprilia Gresini Aprilia -
22 Nicky Hayden Aspar Honda -
23 Alex de Angelis IodaRacing Project ART/Aprilia -
24 Marco Melandri Aprilia Gresini Aprilia 

Read More >>

Kamis, 25 Juni 2015

Waktu Puasa Terlama di Dunia



ag03s.blogspot.com - Waktu terlama puasa Ramadhan dalam sejarah terjadi di Islandia dengan 21 jam 57 menit atau hampir 22 jam. Kedua di Swedia dengan 20 jam 57 menit atau hampir 21 jam.

Tapi untuk Ramadhan 2015, seperti dikutip dari laman Emirates 24/7pada Rabu, 17 Juni 2015, waktu puasa terpanjang akan terjadi di Denmark dengan 21 jam, walau itu tidak menjadi rekor puasa terpanjang.

Islandia akan menjadi negara dengan puasa terlama kedua dengan sekitar 20 jam, bersama Swedia dan Norwegia. Disusul kemudian Belanda dan Belgia dengan 18 jam 30 menit.

Puasa di Spanyol akan berlangsung selama 17 jam 30 menit, lalu di Inggris dan Jerman 16 jam dan 30 menit. Sementara Amerika Serikat (AS), Prancis, dan Italia 'hanya' berlangsung selama 16 jam.

Menurut para ahli astronomi, belahan bumi utara tidak hanya akan mengalami periode terpanjang puasa, tapi juga yang paling panas setidaknya dalam 33 tahun terakhir untuk Ramadhan ini.

Ramadhan 2015 juga disebut akan menjadi yang terpanas dalam sejarah masa kini, dengan banyak negara kini didera musim panas yang ekstrem, seperti India yang mengalami temperatur hingga 50 derajat celsius.

Tapi musim panas di India tidak akan menjadi yang terburuk, karena temperatur di sebagian wilayah Arab Saudi, disebut akan mencapai 65 derajat celsius.

sumber viva
Read More >>