Jumat, 09 September 2016

Lorenzo Mulai Nyaman Lagi dengan Motornya


Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

ag03s.blogspot.co.id - Belakangan performa Jorge Lorenzo menurun drastis. Itu semua dikarenakan Lorenzo tak menemukan feeling yang pas dengan motornya.

Lorenzo awalnya melaju kencang dengan meraih 115 poin di enam seri pertama dan unggul 10 angka dari Marc Marquez. Tapi dari enam balapan terakhir, pebalap Movistar Yamaha itu terjun bebas.

Pebalap Spanyol itu tak pernah menang lagi sejak seri keenam di Italia dengan pencapaian terbaiknya yakni finis ketiga di Austria dari enam seri terakhir dan sekali tidak finis di Catalunya.

Alhasil, Lorenzo pun turun ke posisi ketiga klasemen dan tertingal 64 poin dari Marc Marquez di puncak klasemen. Wajar saja jika Lorenzo mulai diragukan bakal bisa mempertahakan titel juara dunianya dengan enam seri tersisa.

Persoalan cuaca yang sering berubah, kepercayaan diri, dan terutama karakter ban michelin jadi penyeba Lorenzo tidak mampu tampil kompetitif.

Tapi, hasil di dua latihan bebas MotoGP San Marino, Jumat (9/9) kemarin, menumbuhkan asa Lorenzo bahwa dia masih bisa bicara banyak di enam seri tersisa. Lorenzo sendiri menempat posisi kelima dan keempat tercepat di latihan bebas.

"Saya sangat senang karena setelah sekian lama, akhirnya saya merasa nyaman lagi dengan settingan motor dan saya bisa membalap seperti keinginan saya dan mampu mempertahankan kecepatan," ujar Lorenzo diAutosport.

"Kami memutuskan untuk mengganti ban depan dan belakang dengan cepat saat sesi latihan, jadi kami tidak punya kesempatan memakai ban baru di akhir sesi seperti pebalap lain," sambungnya.

"Karena itulah kami tidak bisa lebih cepat lagi, tapi apapun itu saya mulai menemukan kecepatan dan feeling yang bagus," tutupnya.

Sumber detiksport

Read More >>

Senin, 27 Juni 2016

Tarif tol terintegrasi Palimanan - Brebes Timur


ag03s.blogspot.com – Persiapan menyambut mudik terus dipersiapkan. Termasuk oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUTJ) masing-masing ruas tol. Selain persiapan fisik, persiapan juga diusahakan dari proses pembayaran di tiap ruas tol.

Pembayaran dipindahkan menjadi satu gerbang tol atau integrated payment di gerbang tol terakhir. Jika pemudik yang berasal dari Jakarta, pemudik akan mengambil kartu tol di Cikarang Utama dan baru akan membayar di gerbang tol Palimanan.

Setelah itu, pemudik akan mendapatkan kartu tol di gerbang Palimanan untuk melanjutkan perjalanan menuju Kanci, Pejagan hingga ruas terakhir yang dibuka hingga Brebes TImur.
Berikut biaya tol untuk kendaraan golongan 1 di masing-masing gerbang tol Palimanan dan Brebes Timur sebagai gerbang tol terakhir.

Biaya Tol Gerbang Palimanan
KaliJati Rp 74.000
Subang Rp 64.500
Cikedung Rp 41.000
Kertajati Rp 25.500
Sumberjaya Rp 12.000
Cikarang Utama Rp109.500
Cikarang Barat Rp 105.500
Cibatu Rp 104.000
Cikarang TImur Rp 103.000

Tarif di Gerbang Tol Brebes Timur
Palimanan Tegal Karang Rp55.500
Plumbon Rp 53.000
Ciperna Rp 49.500
Kanci Rp 44.000
Pejagan Rp 20.000

Read More >>

Kondisi terkini tol Cipali - Brebes Timur


ag03s.blogspot.com – Untuk menyambut musim mudik tahun 2016, Otomania bersama tim Merapah Trans Jawa Kompas.com akan memulai laporan kesiapan fasilitas mudik dari tol Cipali hingga Brebes Timur dilanjutkan perjalanan menuju jalur Trans Jawa hingga Surabaya.

Pada Sabtu (25/62016), tim menyusuri kesiapan tol Cikarang, Cikopo dan Palimanan hingga Brebes Timur. Dalam menyambut arus mudik, ruas tol ini pembayarannya diintegrasikan menjadi satu yakni pembayaran yakni hanya di gerbang tol Palimanan dan Brebes Timur sebagai tujuan terjauh di masing-masing kluster tol.

Sepanjang jalan tol Cikarang, Cikopo, Palimanan dan Brebes Timur beberapa ruas, jalan masih dalam tahap pengerjaan seperti penambahan aspal dan perbaikan beberapa rambu jalan.

Khusus untuk ruas Cikopo sampai Palimanan, pemasangan lampu penerangan berteknologi tenaga surya sedang dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terkait. Beberapa pengerjaan penambahan lampu penerangan terdapat di KM 88 dan KM 92.
Usaha penambahan lampu penerangan ini dapat membantu pengguna jalan tol saat berkendara di malam hari. Sebelumnya, lampu penerangan jalan hanya terdapat pada simpang susun serta beberapa ratus meter dari gerbang tol.

Jalan di ruas tol Cikopo sampai Palimanan hingga Kanci telah dilapisi aspal meski kontur jalan masih sedikit bergelombang. Kondisi ini merupakan perbaikan dari kondisi ruas tol pada tahun lalu yang belum dilapisi aspal. Hal ini membuat pengemudi harus selalu dalam kondisi waspada selama perjalanan mengingat jalan yang didominasi jalur lurus.
Pada ruas tol Pejagan hingga Brebes Timur yang baru diresmikan beberapa waktu lalu, kondisi jalan sudah dilapisi aspal untuk kenyamanan para pemudik. Di ruas tol ini rest area telah didirikan di KM 252 untuk melayani kebutuhan pemudik dengan fasilitas masjid dan area makan.

Dalam ruas tol ini penempatan rambu-rambu petunjuk semakin diperbanyak untuk memberikan informasi para pemudik. Para pengemudi disarankan untuk mematuhi rambu-rambu petunjuk ini demi keselamatan selama perjalanan.

Read More >>

Tol Pejagan-Brebes Timur Siap Layani Pemudik 2016


ag03s.blogspot.com - Tol Pejagan-Brebes Timur telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 16 Juni 2016. Ruas yang merupakan bagian dari tol Trans Jawa itu disiapkan untuk mendukung kelancaran arus mudik lebaran 2016. Dengan berfungsinya ruas baru ini, perjalanan dari Merak, Jakarta, hingga Berebes Timur atau Cileunyi seluruhnya dapat ditempuh di jalan bebas hambatan tersebut.

Pejagan-Brebes Timur meliputi dua dari empat seksi tol Pejagan-Pemalang, degan total panjang 57,50 km. Jalan tol Pejagan-Pemalang terdiri dari Seksi I Pejagan-Brebes Barat (14,20 km), Seksi II Brebes Barat-Brebes Timur (6 km), Seksi III Brebes Timur-Tegal Timur (10,40 km), dan Seksi IV Tegal Timur-Pemalang (26,90 km).

Proyek pembangunan tol ini sebenarnya telah direncanakan sejak 20 tahun silam. Namun, prosesnya mangkrak akibat kendala lahan dan tender yang kurang baik. Pengerjaan dilanjutkan pada Juli 2014, setelah Waskita Karya mengambil alih proyek tersebut dari Grup MNC. Waskita Karya mampu menyelesaikan pembangunan dalam waktu 14 bulan dengan investasi Rp 2 triliun.

Tarif Tol Pejagan-Brebes Timur ditetapkan Rp 20.000. Untuk mempercepat transaksi, pembayaran tol dilakukan secara terintegrasi dari Jakarta hingga Brebes dengan sistem dua klaster. Klaster pertama pengguna membayar Rp 109.500, dengan rincian Jakarta-Cikampek Rp 13.500 dan Cikampek-Palimanan Rp 96.000. Selanjutnya, klaster kedua Rp 55.000 yang menggabungkan pembayaran Tol Palimanan-Kanci sebesar Rp 11.500, Kanci-Pejagan Rp 24.000, dan Pejagan-Brebes Timur Rp 20.000. Dengan sistem ini, pengemudi hanya membayar di ujung perjalanan.
Read More >>

Inilah 6 Jalan Tol Baru untuk Mudik Lebaran 2016

Ag03s.blogspot.Com – Tahun ini, ada enam jalan tol tambahan yang dapat digunakan—baik secara operasional maupun hanya fungsional—untuk  mudik Lebaran. Demikian penuturan Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Keterpaduan Pembangunan, Danis H. Sumadilaga.

"Kami cek jalan nasional untuk arus mudik tahun ini, memang di pulau Jawa ini yang cukup dominan adalah jalan tol, kami ada beberapa tambahan untuk tahun ini. Khususnya Pejagan-Brebes Timur yang tahun lalu hanya dibuka sementara untuk mudik, namun tahun ini akan beroperasi," tutur Danis dalam siaran pers KemenPUPR.
Pejagan-Brebes Timur yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah dan memiliki panjang 26 kilometer, pada mudik tahun lalu ruas tersebut dibuka sementara dengan kondisi jalan masih berupa kerikil dan belum beraspal, dan saat ini ruas tol tersebut sudah rampung dan menunggu diresmikan.

Selain Pejagan-Brebes Timur, Danis menyebutkan ruas Surabaya-Mojokerto sepanjang 18 kilometer dan Kertosono-Mojokerto (Mojokerto Barat-Mojokerto Utara sepanjang 5 kilometer) juga akan dioperasikan.

"Di Jatim (Jawa Timur), Kertosono ke arah Mojokerto akan kami satukan sekitar 23 kilometer, akan membantu lantas (lalu lintas) yang di Jatim ini terutama dari Mojo ke Jombang," jelasnya.

Sementara itu, lanjutnya, untuk membantu kelancaran lalu lintas, walaupun belum sempurna akan difungsikan beberapa jalan tol di antaranya Jalan Tol Bawen-Salatiga (17,57 kilometer), Solo-Kertosono (10 kilometer) dan Gempol- Pasuruan (Rembang) sepanjang 13 kilometer.

Kementerian PUPR saat ini tengah melaksanakan integrasi sistem pembayaran tol, baik tunai maupun non-tunai, pada ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan. Pemerintah telah menargetkan bahwa integrasi tersebut harus sudah terselenggara sebelum 13 Juni 2016, agar arus mudik Lebaran 2016 bisa lebih lancar.

Sebelumnya Kementerian PUPR telah melaksanakan Survei Terpadu Jalur Lebaran 2016 bersama Korlantas Polri dan Ditjen Hubdar Kemenhub tentang persiapan infrasruktur jalan dan jembatan ke Jalur Pantura, Pantai Selatan Jawa dan Jalinsum pada Februari dan Maret 2016.

Menteri PUPR pun telah memeriksa kondisi jalan di Pantura Jawa Barat dan Jawa Tengah pada 10 April 2016 lalu, dan target penyelesaian pekerjaan Juni 2016 (sebelum lebaran) sudah selesai. Selanjutnya, pada H-30 sampai dengan H+10 Idul Fitri 2016 pekerjaan utama di badan jalan akan dihentikan dengan kondisi fungsional dan akan diteruskan kembali setelah hari raya. Pekerjaan yang mengganggu arus lalu lintas pada beberapa ruas tetap akan berjalan sampai H-10.

Sumber : rumah.com
Read More >>

Senin, 25 April 2016

Marquez Puji Performa Rossi di Jerez


ag03s.blogspot.com - Marc Marquez harus puas finis di posisi tiga dalam balapan di Jerez, dengan podium teratas ditempati Valentino Rossi. Marquez memuji performa Rossi di balapan itu.

Rossi tampil dominan di MotoGP Spanyol, Minggu (24/4/2016) malam WIB, sampai akhirnya rider Movistar Yamaha itu meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Sementara Marquez harus puas ada di posisi tiga, dengan terpaut tujuh detik di belakang Rossi. Pebalap Repsol Honda itu juga berjarak lebih dari empat detik dari Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi yang finis kedua.

"Jujur saja, di balapan ini Valentino ada di level yang berbeda, seperti saya ketika di Austin, dan yang terpenting adalah kami menerima finis ketiga," ucap Marquez di MotoGP.com.
"Saya belajar banyak dari tahun lalu dan saya tidak mau bikin kesalahan. Saya amat fokus sedari start, dan saya berusaha melaju sebaik mungkin dan menempel Jorge, tapi dengan suhu lintasan yang lebih tinggi, lebih tinggi 11 derajat Celcius dibandingkan hari sebelumnya, amat sulit buat saya untuk menjaga kondisi ban depan.

"Saya beberapa kali bahkan nyaris jatuh, jadi pada akhirnya saya mengambil keputusan yang sulit di depan para penggemar kami di sini, dengan saya lebih memilih untuk mengamankan 16 poin yang bakal jadi amat berharga di akhir musim yang panjang ini. Kami harus sabar sampai membuat langkah maju dengan akselerasi motor dan menemukan sesuatu untuk bersaing mengejar kemenangan," tuturnya.

Hasil di Jerez membuat Marquez gagal melanjutkan rentetan kemenangan setelah sebelum ini naik podium teratas di Argentina dan Austin secara berturut-turut. Pun begitu, rider Spanyol itu masih menjadi satu-satunya yang rutin naik podium di empat seri awal, membuatnya bertengger di puncak klasemen sementara dengan 82 poin. Lorenzo (65 poin) ada di posisi dua diikuti Rossi (58 poin).

Sumber detiksport
Read More >>