Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Otomotif. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 April 2021

Valentino Rossi ke Suzuki Pada MotoGP 2022?


ag03s.blogspot.com - Kedekatan Rossi dan dengan Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio membuatnya santer diisukan akan menjalin kerjasama dengan tim Suzuki pada MotoGP 2022.

Davide Brivio adalah orang yang membawa Valentino Rossi ke kelas premier MotoGP pada tahun 2004 bersama Yamaha.

Bersama Rossi, Brivio mengantarkan masa keemasan dalam sejarah MotoGP.

Kini Rossi dan Brivio sepertinya akan menyiapkan projek baru untuk beberapa tahun ke depan.

Apalagi Brivio berniat untuk membangun tim Suzuki satelit pada MotoGP 2022.

Ancang-ancang kerja sama Suzuki dengan tim VR46 juga sudah mulai nyaring terdengar beberapa hari belakangan.

Tim VR46 milik Valentino Rossi kini digadang-gadang bakal jadi tim satelit Suzuki.

Mengingat tahun depan umur Valentino Rossi masuk 42 tahun, ia harus memikirkan masa depannya jika masih ingin terlibat di kejuaraan dunia MotoGP.

Di luar dari pembalap, kemungkinan besar Rossi bakal jadi manajer tim VR46.

Jadi manajer tim VR46 di kelas premier bisa jadi karier bagus, meski sudah pensiun sebagai pembalap MotoGP.

Kini dikabarkan negosiasi tim VR46 dan Suzuki bakal berlangsung pada bulan April 2021.

Projek baru Rossi dan Brivio ini diperkuat merek minuman Monster Energy jadi sponsor tim Suzuki MotoGP.

Spekulasi muncul kalau kerja sama Monster Energy dan Suzuki di 2021 itu bakal berlangsung dalam jangka panjang.

Monster Energy pertama kali berkecimpung di MotoGP pertama kali dibawa Valentino Rossi, saat kembali gabung dengan tim Yamaha MotoGP di 2013 silam.

Awalnya hanya mensupport Valentino Rossi hingga di tahun 2018 menjadi titel sponsor tim Yamaha MotoGP.

Sepertinya ikatan Valentino Rossi dan Monster Energy itu dikait-kaitkan dengan Suzuki yang juga santer dikabarkan bakal menurunkan tim Suzuki satelit bersama Valentino Rossi.
Read More >>

Jumat, 02 Maret 2018

Pengetahuan Tekanan Angin Ban Mobil


Dunia Informasi - Tekanan angin ban mobil yang baik sangat mempengaruhi performa mobil baik dalam hal performa/ akselerasi mobil, kenyamanan berkendara maupun safety mobil. Secara sederhana tekanan ban mobil yang baik adalah tekanan yang sesuai dengan standar pabrikan, standar ini biasanya tertera pada dashboard mobil atau pintu bagian dalam mobil atau buku panduan mobil atau tertulis pada ban itu sendiri, satuan untuk tekanan ban mobil adalah Psi yang mana banyak mobil di
indonesia memiliki tekanan angin antara 28 sampai 34 Psi.

Cek Ban Tiap 2 Minggu


Tekanan udara dalam ban mobil tidak selalu stabil artinya selalu berkurang setiap waktu, Pecinta otomotif sering mengandalkan perasaan atau untuk menentukan ban mobil kurang tekanan angin (gembos), pemeriksaan tekanan ban yang baik adalah dengan menggunakan alat ukur tekanan ban sehingga pecinta otomotif juga mengetahui dengan akurat berapa tekanan ban mobil sekarang. Memeriksa tekanan ban mobil secara periodik/ rutin sangat disarankan oleh pabrikan ban, paling tidak tiap 2 minggu sekali tekanan angin dalam ban harus dikontrol, hal ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat dalam perjalanan.

Dalam memeriksa ban hendaknya pecinta otomotif memeriksa keseluruhan ban baik yang terpasang maupun ban serep /cadangan, berikan takanan yang sama pada semua ban (pengecualian jika standart ban depan & belakang memang berbeda), tiap-tiap ban angin juga selalu berkurang dengan prosentase yang mungkin tidak sama tiap periodenya.

Tekanan Ban Mobil Bertambah



Hal ini perlu diketahui oleh para pecinta otomotif. Jika mobil dikemudikan untuk perjalanan yang cukup jauh bisa menyebabkan meningkatnya tekanan dalam ban, terlebih jika perjalanan dilakukan pada siang hari yang mana ban mobil akan bergesekan dengan aspal dan menimbulkan panas + panas dari aspal itu sendiri, pada kondisi ini tekanan ban mobil akan meningkat (udara memuai). Hal ini yang menyebabkan mengapa tekanan ban mobil tidak boleh dipompa lebih dari Max Pressure (tekanan maksimal ban) karena jika pada suhu dingin mobil diberikan tekanan udara maksimum misalnya 40 psi maka saat digunakan dalam perjalanan tekanan ban akan bertambah dan meletus.

Isi Angin Saat Dingin

Mengisi angin ban mobil idealnya dilakukan saat ban dalam keadaan dingin agar memperoleh tekanan yang akurat, jika pecinta otomotif habis melakukan perjalanan jauh setidaknya tunggu 2 atau 3 jam sebelum mengisi angin agar semua ban dalam keadaan dingin. Jangan lupakan penutup lubang udara pada ban saat selesai memompa ban mobil, karena udara dalam ban juga bisa keluar melalui tutup ban ini (yang bentuknya kecil di mulut pompa ban).



Spooring dan Balancing
Spooring dan Balancing sangat diperlukan untuk menjaga kestabilan ban atau tekanan udara dalam ban, kaki-kaki mobil yang tidak seimbang atau tidak lurus alias seperti ular saat dijalankan akan menyebabkan ban mobil bekerja dengan ekstra, hal ini akan memudahkan ban cepat aus dan udara dalam ban juga tidak stabil. Selain berpengaruh pada ban/ tekanan, spooring dan balancing juga berpengaruh pada ketahanan kaki-kaki mobil (shock) dan berpengaruh pada kenyamanan berkendara.

Perhatikan Beban Ban

Pecinta otomotif juga harus memperhatikan beban maksimum yang dapat dibawa oleh ban, pehitungkan bobot mobil ditambah penumpang + barang, jangan sampai total beban melebihi kapasitas maksimum daya angkut ban. Misalnya mobil memiliki bobot 1500 Kg dan beban maksimum ban adalah 550 kg untuk 1 ban, maka jika 4 ban dapat memuat 2200 kg, artinya jangan memasukkan beban lebih dari 700 Kg pada mobil. Perhatikan pula penempatan barang, jangan tempatkan barang pada salah satu sisi mobil yang disangga 1 ban saja buat ke 4 ban mendapatkan beban yang merata untuk menghindari meletusnya ban akibat beban besar.

Penggunaan Nitrogen


Pemakaian nitrogen untuk mengisi ban mobil sangat disarankan untuk performa maksimal ban, nitrogen memiliki bobot yang lebih ringan dari udara (angin biasa) dan lebih sulit keluar dari ban. Pengisian menggunakan nitrogen akan memberikan kualitas tekanan yang jauh lebih bagus dan stabil, mengingat jika pecinta otomotif memompa pada tukang tambal ban di pinggir jalan kemungkinan angin adalah bercampur air sedangkan nitrogen murni gas.

Cara penggantian udara dengan nitrogen adalah:
  • Kuras udara dalam ban mobil, semakin habis semakin baik
  • Isi ban dengan nitrogen nitrogen sampai 80 % dari tekanan standart, misal tekanan standart 30 Psi maka isi dengan 24 Psi nitrogen saja
  • Kempeskan ban (kuras kembali), keluarkan nitrogen tadi
  • Isi kembali ban dengan nitrogen dengan tekannan standart

Prinsip Tekanan Ban
  • Tekanan angin pada kisaran 28-32 psi banyak digunakan pada mobil sedan, sedangkan 30-34 psi banyak digunakan pada mobil MPV kecil seperti kijang atau avanza dan xenia yang memang diperuntukkan mengangkut beban lebih berat. Semakin berat mobil dan difungsikan untuk membawa beban berat maka tekanan pada ban juga lebih besar (sesuaikan dengan standar pabrikan)
  • Tekanan terlalu rendah mengakibatkan rendahnya performa mobil, dalam hal ini tarikan menjadi berkurang dan kecepatan mobil juga berkurang, tekanan angin yang rendah juga menyebabkan dinding ban mudah Aus atau habis
     
  • Tekanan yang terlalu besar dapat menyebabkan tapak ban tidak merata mencengkeram jalan akibatnya terasa licin, tekanan pada ban yang terlalu tinggi juga menyebabkan kenyamanan berkendara berkurang karena bantingan mobil akan terasa keras. Kecenderungan ban yang dipompa dengan tekanan tinggi juga akan mudah habis pada bagian tengah tapak ban, yang mana meskipun pada bagian tapak samping masih tebal akan tetapi pada tengah sudah tipis maka ban harus diganti yang artinya Rp lagi. Idealnya ban habis secara merata. 

sumber
Read More >>

Moto-GP : Hasil Test Sirkuit Qatar 2018



ag03s.blogspot.co.id - Andrea Iannone tampil sebagai pebalap tercepat pada hari kedua tes MotoGP Qatar. Pebalap Suzuki Ecstar itu mengaku amat senang dengan jalannya tes di Qatar.

Iannone mencatatkan waktu terbaik 1 menit 54,586 detik di Sirkuit Losail, Jumat (2/3/2018). Dia mengungguli Andrea Dovizioso dan Marc Marquez yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Iannone terhitung konsisten dalam tes di Qatar. Pada hari pertama, pebalap Italia itu berada di posisi ketiga di belakang Maverick Vinales dan Dovizioso.

Iannone merasa puas dengan apa yang dia raih. Namun, dia tak menampik masih ada yang harus diperbaiki dari motornya agar lebih kompetitif ketika kompetisi sesungguhnya dimulai.

"Di sini, sejak kemarin, motor ini telah memberi saya perasaan yang bagus. Saya lebih mampu mengendarainya dengan gaya saya biasanya dan kami tak terlalu kesulitan di mana kami tak punya pengereman keras," kata Iannone seperti dikutip dari situs resmi Suzuki Racing.

"Hari ini saya menuntaskan simulasi balapan pendek dan itu cukup positif. Kami masih punya ruang untuk peningkatan, namun tim dan Suzuki melakukan pekerjaan dengan baik," tambahnya.

"Kami telah mengambil semua informasi dari dua tes pertama dan mencoba membangun motor yang kompetitif. Sejauh ini saya sangat senang dengan situasi di Qatar!" kata mantan pebalap Ducati itu.

Tes MotoGP Qatar akan berakhir pada Sabtu (3/3/2018).

Sumber : Detiksport
Read More >>

Senin, 25 April 2016

Marquez Puji Performa Rossi di Jerez


ag03s.blogspot.com - Marc Marquez harus puas finis di posisi tiga dalam balapan di Jerez, dengan podium teratas ditempati Valentino Rossi. Marquez memuji performa Rossi di balapan itu.

Rossi tampil dominan di MotoGP Spanyol, Minggu (24/4/2016) malam WIB, sampai akhirnya rider Movistar Yamaha itu meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Sementara Marquez harus puas ada di posisi tiga, dengan terpaut tujuh detik di belakang Rossi. Pebalap Repsol Honda itu juga berjarak lebih dari empat detik dari Jorge Lorenzo, rekan setim Rossi yang finis kedua.

"Jujur saja, di balapan ini Valentino ada di level yang berbeda, seperti saya ketika di Austin, dan yang terpenting adalah kami menerima finis ketiga," ucap Marquez di MotoGP.com.
"Saya belajar banyak dari tahun lalu dan saya tidak mau bikin kesalahan. Saya amat fokus sedari start, dan saya berusaha melaju sebaik mungkin dan menempel Jorge, tapi dengan suhu lintasan yang lebih tinggi, lebih tinggi 11 derajat Celcius dibandingkan hari sebelumnya, amat sulit buat saya untuk menjaga kondisi ban depan.

"Saya beberapa kali bahkan nyaris jatuh, jadi pada akhirnya saya mengambil keputusan yang sulit di depan para penggemar kami di sini, dengan saya lebih memilih untuk mengamankan 16 poin yang bakal jadi amat berharga di akhir musim yang panjang ini. Kami harus sabar sampai membuat langkah maju dengan akselerasi motor dan menemukan sesuatu untuk bersaing mengejar kemenangan," tuturnya.

Hasil di Jerez membuat Marquez gagal melanjutkan rentetan kemenangan setelah sebelum ini naik podium teratas di Argentina dan Austin secara berturut-turut. Pun begitu, rider Spanyol itu masih menjadi satu-satunya yang rutin naik podium di empat seri awal, membuatnya bertengger di puncak klasemen sementara dengan 82 poin. Lorenzo (65 poin) ada di posisi dua diikuti Rossi (58 poin).

Sumber detiksport
Read More >>

Rabu, 23 September 2015

Rossi dan Lorenzo Diprediksi Sengit Sampai Akhir



ag03s.blogspot.com - Dilansir dari Detik Sport, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dinilai sudah tampil prima dan sama-sama layak jadi juara dunia sehingga persaingan dua rider Movistar Yamaha itu diprediksi sengit sampai akhir.

Hal itu merupakan prediksi dari Christian Sarron, mantan juara dunia 250cc tahun 1984 yang juga menjadi satu-satunya pebalap Eropa yang meramaikan persaingan pada kelas primer tahun 1990-an di tengah dominasi rider Amerika dan Australia.

Sarron, yang capaian terbaiknya di kelas primer adalah finis ketiga di akhir musim, sudah 20 tahun pensiun dari balapan walaupun kini masih terlibat di lintasan sebagai komentator MotoGP untuk Eurosport.

"Saya harus mengakui keduanya sudah bikin saya amat terkesan. Valentino masih punya semangat besar setelah bertahun-tahun ini meraih banyak gelar. Luar biasa hasratnya mengubah gaya berkendara dan caranya memperlihatkan kemajuan besar dalam dua musim terakhir. Ia sudah bekerja amat keras. Jika menjadi juara dunia ia pantas mendapatkannya," kata Sarron di MotoGP.com.

"Lorenzo juga sudah membuat saya terkesan. Gayanya ketika memenangi empat balapan beruntun, terutama di Mugello di hadapan penggemar Rossi, sudah luar biasa. Ia berkendara dengan nyaris sempurna. Saya sudah sedemikian terkesan dengan efektivitasnya di lintasan; akan sayang sekali melihatnya kehilangan gelar juara dunia karena masalah dengan helm di awal musim. Ini bukan jenis pertarungan yang ingin Anda lihat harus diakhiri dengan masalah pada helm."

"Walaupun Rossi sekarang sedang unggul, musim belum selesai. Saya pikir kita akan melihat akhir kejuaraan dunia yang bagus dan dramatis," tuturnya.

Dengan lima seri tersisa Rossi masih memimpin kejuaraan dunia dengan keunggulan 23 poin. Rossi rutin naik podium dalam 12 dari 13 balapan dengan empat di antaranya berupa podium teratas, sementara Lorenzo sudah meraih lima kemenangan dengan empat di antaranya secara berurutan. Persaingan keduanya akan berlanjut di Aragon pada akhir pekan.

Via Detik Sport
Read More >>

Minggu, 13 September 2015

MOTOGP RIDERS' CHAMPIONSHIP 2015 (AFTER ROUND 13 of 18: MISANO)

MOTOGP RIDERS' CHAMPIONSHIP 2015 (AFTER ROUND 13 of 18: MISANO)

POSITION RIDER TEAM POINTS
1 Valentino Rossi Yamaha 247
2 Jorge Lorenzo Yamaha 224
3 Marc Marquez Honda 184
4 Andrea Iannone Ducati 159
5 Bradley Smith Yamaha 135
6 Andrea Dovizioso Ducati 128
7 Dani Pedrosa Honda 109
8 Danilo Petrucci Ducati 93
9 Pol Espargaro Yamaha 81
10 Cal Crutchlow Honda 79
11 Maverick Vinales Suzuki 69
12 Aleix Espargaro Suzuki 66
13 Scott Redding Honda 63
14 Yonny Hernandez Ducati 41
15 Hector Barbera Ducati 23
16 Alvaro Bautista Aprilla 23
17 Loris Baz Yamaha Forward 15
18 Nicky Hayden Honda 12
19 Jack Miller Honda 12
20 Stefan Bradl Yamaha Forward 11
21 Michele Pirro Ducati 8
22 Mike di Meglio Ducati 7
23 Eugene Laverty Honda 7
24 Hiroshi Aoyama Honda 5
25 Alex de Angelis ART 2

MOTOGP MANUFACTURERS' CHAMPIONSHIP 2015 (AFTER ROUND 13 of 18: MISANO)
POSITION MANUFACTURER POINTS
1 Yamaha 297
2 Honda 240
3 Ducati 197
4 Suzuki 95
5 Yamaha Forward 33
6 Aprilla 23
7 ART 2

Source Crash.net
Read More >>

MotoGP San Marino : Marquez Juara, Rossi Finis Kelima, Lorenzo Crash

ag03s.blogspot.com - Rider Repsol Honda Marc Marquez menjadi pemenang MotoGP San Marino. Pemuncak klasemen sementara Valentino Rossi (Movistar Yamaha) finis kelima sedangkan Jorge Lorenzo yang jadi pesaing terdekat sekaligus rekan setimnya malah crash.

Dalam balapan di Misano, Minggu (13/9/2015) malam WIB, faktor cuaca yang berubah-ubah membuat balapan jadi sukar ditebak dan amat sengit akibat silih-bergantinya para rider masuk pit untuk mengganti motor dan bannya.

Di akhir balapan Marquez jadi pemenang diikuti oleh dua rider Inggris Raya: Bradley Smith dari Yamaha Tech 3 dan Scott Redding yang membela Marc VDS. Itu menjadi kemenangan pertama Marquez di Misano, capaian terbaik Smith setelah finis ketiga di Phillip Island, dan podium perdana Redding di MotoGP.

Sementara itu Rossi, yang menjalani balapan kandangnya, harus puas finis di posisi lima. Tetapi ia boleh jadi tak kesal-kesal amat karena rekan setim sekaligus rival terdekatnya, Lorenzo, terjatuh dan gagal finis.

Hasil tersebut membuat Rossi masih memimpin klasemen sementara MotoGP dengan 247 poin, diikuti Lorenzo yang terpaku pada raihan 224 poin. Marquez menempati posisi tiga dengan 184 poin.

Jalannya Balapan

Belum lagi balapan dimulai Michele Pirro dan motor tunggangannya terlihat masuk ke pit di saat para rider lain melakukan putaran pemanasan. Ia rupanya melakukan penggantian ban sehingg takkan start dari grid.
Saat balapan dimulai, Lorenzo langsung tancap gas untuk memimpin balapan. Rossi sementara itu berusaha mendekati Marquez yang juga start tak kalah baik dan mempertahankan posisi dua.

Masih di putaran pertama, Pedrosa sudah berusaha mengancam Rossi yang menempati posisi tiga. Selesai satu putaran rintik hujan terlihat mulai turun. Peringatan pun diberikan dan setiap tim terlihat mulai bersiaga dengan menyediakan motor pengganti di pit.

Memasuki putaran ketiga posisi Lorenzo di depan masih belum diganggu gugat walaupun Marquez terus mengekor di belakangnya. Rossi masih di posisi tiga dengan Pedrosa terus membayanginya.

Memasuki putaran tujuh, sejumlah pebalap beramai-ramai masuk ke pit untuk mengganti motor karena curah hujan yang bertambah. Tetapi tiga pebalap terdepan masih melaju di lintasan.

Pada putaran berikutnya Lorenzo, Marquez, dan Rossi masuk pit. Lorenzo dan Marquez keluar beriringan, melanjutkan persaingan. Rossi sedikit tertinggal di belakangnya. Setelah itu Lorenzo kurang mulus dalam menikung dan membuat Marquez berhasil menyalipnya. Marquez pun memimpin balapan dengan diikuti Lorenzo dan Rossi secara berturut-turut di posisi dua dan tiga.

Di putaran 10 gantian Marquez yang melebar keluar lintasan ketika menikung. Lorenzo tak membuang kesempatan dan langsung kembali menempati posisi terdepan. Rintik hujan sementara itu mulai berkurang, membuat situasi di lintasan bisa berubah lagi.

Pada putaran 11 Marquez terus mengekor kian dekat di belakang Lorenzo yang masih memimpim balapan. Rossi tak berada jauh di belakang keduanya, siap memberi ancaman. Memasuki putaran berikutnya jarak Lorenzo, Marquez, dan Rossi kian dekat saja walau belum ada perubahan posisi.
Dengan balapan menyisakan 15 putaran lagi, sejumlah rider mulai melakukan pergantian motor. Sementara itu usaha Marquez menyalip Lorenzo tidak berakhir positif. Dalam usahanya itu Marquez malah kehilangan posisi dua akibat disalip Rossi.

Memasuki putaran 17 Rossi menyalip Lorenzo! Tapi Lorenzo tak mau kalah dan berusaha balik menyalip rekan setimnya tersebut walaupun gagal. Rossi pun melaju untuk memimpin balapan, diikuti Lorenzo dan Marquez. Di belakang ketiganya ada Petrucci dan Pedrosa.

Saat balapan menyisakan 10 putaran lagi Marquez masuk pit. Hal ini sempat membuat ia kehilangan posisi dengan Petrucci kini ada di posisi tiga.

Setelah itu Lorenzo masuk pit untuk mengganti ban dengan delapan putaran tersisa. Rossi masih bertahan di atas lintasan dengan ban untuk kondisi lintasan basah. Tak berapa lama barulah Rossi memutuskan masuk pit untuk melakukan pergantian ban.

Seiring dengan keluarnya Rossi dari pit, Lorenzo tiba-tiba terjatuh dari motor! Ia tergelincir ketika menikung dan berakhir di gravel. Terkecuali terlihat amat kesal, Lorenzo tampak dalam kondisi baik-baik saja.

Dengan lima balapan tersisa, Rossi ada di posisi lima. Di depannya ada Scott Redding, Loris Baz, Bradley Smith, dan pemimpin balapan sementara Marquez.

Memasuki tiga putaran akhir Marquez masih memimpin balapan diikuti oleh Smith dan Redding. Rossi masih di posisi lima. Posisi itu tak berubah sampai akhir balapan.

Hasil MotoGP San Marino
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 48m 23.819s
2. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 48m 31.107s
3. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 48m 42.612s
4. Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha)* 48m 50.246s
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 48m 57.015s
6. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 48m 58.906s
7. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 49m 0.346s
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 49m 1.253s
9. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 49m 3.335s
10. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 49m 3.511s
11. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 49m 5.814s
12. Jack Miller AUS LCR Honda (RC213V-RS)* 49m 9.894s
13. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 49m 12.200s
14. Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 49m 16.144s
15. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 49m 17.167s
16. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 49m 22.647s
17. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 49m 26.468s
18. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 49m 28.587s
19. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 49m 29.496s
20. Claudio Corti ITA Forward Racing (Forward Yamaha) +1 lap
21. Karel Abraham CZE AB Motoracing (RC213V-RS) +1 lap
Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) DNF
Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) DNF
Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) DNF
Alex De Angelis RSM E-Motion IodaRacing (ART) DNF
Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) DNF 
Sumber Detiksport.com


Read More >>

Sabtu, 12 September 2015

Motogp Misano : Lorenzo raih pool position


ag03s.blogspot.com - Jorge Lorenzo melanjutkan dominasinya di latihan bebas ke sesi kualifikasi. Lorenzo menciptakan rekor putaran tercepat sirkuit untuk menyabet pole position di depan Marc Marquez dan Valentino Rossi.

Di Sirkuit Misano, Sabtu (12/9/2015) malam WIB, Lorenzo membukukan waktu 1 menit 32,146 detik yang dibuatnya di lap kelima dari delapan lap yang dilahapnya pada sesi kali ini. Pebalap Yamaha itu unggul 0,106 detik dari Marquez dan 0,212 dari Rossi.

Pebalap Honda Dani Pedrosa akan start dari baris kedua setelah mencatatkan waktu 1 menit 32,434 detik untuk menempati posisi keempat. Michele Pirro dan Bradley Smith masing-masing menghuni posisi kelima dan keenam.

Duo Ducati, Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso akan memulai balapan dari baris ketiga ditemani oleh pebalap Pramac Racing Danilo Petrucci. Aleix Espargaro yang menggeber Suzuki melengkapi 10 besar.


Hasil Lengkap Kualifikasi MotoGP San Marino
Pos-Nama Pebalap-Tim-Waktu-Lap

1 Jorge Lorenzo Yamaha Yamaha 1m32.146s -
2 Marc Marquez Honda Honda 1m32.252s 0.106s
3 Valentino Rossi Yamaha Yamaha 1m32.358s 0.212s
4 Daniel Pedrosa Honda Honda 1m32.434s 0.288s
5 Michele Pirro Ducati Ducati 1m32.736s 0.590s

6 Bradley Smith Tech 3 Yamaha 1m32.801s 0.655s
7 Andrea Iannone Ducati Ducati 1m32.821s 0.675s
8 Andrea Dovizioso Ducati Ducati 1m32.934s 0.788s
9 Danilo Petrucci Pramac Racing Ducati 1m33.169s 1.023s
10 Aleix Espargaro Suzuki Suzuki 1m33.187s 1.041s

11 Cal Crutchlow LCR Honda 1m33.220s 1.074s
12 Pol Espargaro Tech 3 Yamaha 1m33.222s 1.076s
13 Scott Redding Marc VDS Honda 1m33.340s
14 Maverick Vinales Suzuki Suzuki 1m33.439s 
15 Yonny Hernandez Pramac Racing Ducati 1m33.710s 

16 Loris Baz Forward Racing Yamaha Forward 1m34.093s 
17 Jack Miller LCR Honda 1m34.137s 
18 Hector Barbera Avintia Racing Ducati 1m34.296s 
19 Stefan Bradl Aprilia Gresini Aprilia 1m34.333s 
20 Alvaro Bautista Aprilia Gresini Aprilia 1m34.368s 

21 Eugene Laverty Aspar Honda 1m34.468s 
22 Mike Di Meglio Avintia Racing Ducati 1m34.722s 
23 Nicky Hayden Aspar Honda 1m34.732s 
24 Claudio Corti Forward Racing Yamaha Forward 1m35.385s 
25 Karel Abraham AB Motoracing Honda 1m35.406s 
26 Alex de Angelis IodaRacing Project ART/Aprilia 1m35.684s 

# detik.com
Read More >>

Rabu, 09 September 2015

Arsitek Sirkuit Sentul untuk MotoGP dan F1


ag03s.blogspot.com – Dalam perencanaan pemugaran Sirkuit Internasional Sentul untuk menggelar MotoGP di 2017, pihak penyelenggara MotoGP, Dorna sudah merekomendasikan tiga desainer kawakan, yakni Hermann Tilke, Jarno Zaffelli dan Dafydd Broom, sebagai desainer sirkuit. Dari ketiganya, kandidat terkuat yang akan dipilih oleh pihak Sentul adalah Hermann Tilke.

Direktur Sirkuit Internasional Sentul, Tinton Soeprapto menjelaskan, renovasi Sirkuit Internasional Sentul bukan hanya untuk MotoGP, tapi juga kedepannya bisa digunakan Formula One (F1). Jadi, dari ketiga desainer yang direkomendasikan Dorna, Hermann Tilke paling tepat dan sudah berpengalaman.

“Kemungkinan besar desainernya Tilke, tapi untuk proses pembangunannya kita akan menggunakan plat merah seperti Waskita, Media Karya dan lain-lain,” ungkap Tinton kepada KompasOtomotif di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Jakarta, Senin malam.

Menurut Tinton, Tilke merupakan desainer yang sangat pengalaman dalam mendesain sirkuit. Kemampuannya adalah, desain yang dibuat untuk MotoGP bisa sekaligus digunakan balapan F1. Karena kedepannya, Indonesia juga harus menjadi salah satu negara tuan rumah penyelenggaraan F1.

“Jangan bikin MotoGP saja, tapi juga kita harus bisa mendatangkan F1. Penggemar F1 di Indonesia juga sangat banyak, seperti MotoGP,” kata Tinton.

Tilke itu sendiri meruoakan desainer asal Jerman yang juga mantan pebalap sekaligus insinyur. Kemampuannya dalam merekayasa trek lurus, tikungan, sampai fasilitas sirkuit Formula 1 sudah tidak perlu diragukan. Nama-nama sirkuit besar, seperti Sepang di Malaysia, Sakhir (Bahrain), Shanghai International Circuit, Istanbul Park Racing Circuit, Valencia Street Circuit, Marina Bay Street Circuit, Yas Marina Circuit, Korea International Circuit, dan Buddh International Circuit (India) merupakan hasil karya tangan dinginnya.

sumber kompas
Read More >>

Senin, 17 Agustus 2015

MotoGP Ceko : Lorenzo Raih Juara


ag03s.blogspot.com - Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo mengakhiri puasa kemenangan dengan menjuarai MotoGP Ceko lewat penampilan yang dominan. Juara bertahan Marc Marquez berada di posisi kedua diikuti Valentino Rossi.

Dengan hasil ini persaingan perebutan gelar juara dunia semakin ketat. Tambahan 25 poin ini membuat Lorenzo memiliki 211 poin sama dengan Rossi di posisi teratas klasemen, namun berhak atas posisi pertama karena lebih banyak memenangi balapan. Marquez masih di urutan ketiga dengan mengumpulkan 159 poin.

Pada balapan di Sirkuit Brno, Minggu (16/8/2015), Lorenzo memimpin lomba dari awal sampai akhir dengan catatan waktu 42 menit 53,042 detik. Juara dunia MotoGP dua kali itu nyaris unggul 4,5 detik dari Marquez dan 10,3 detik dari Rossi, yang finis ketiga.

Bagi Lorenzo, ini adalah kemenangan kelimanya di musim 2015. Setelah terakhir juara di Catalunya, Lorenzo harus puas finis ketiga di Assen, Belanda; finis keempat di Sachsenring, Jerman; dan runner-up di Indianapolis, Amerika Serikat.

Dani Pedrosa memisahkan duo Ducati dengan menempati posisi kelima yang didapatnya di akhir balapan. Pedrosa finis di belakang Andrea Iannone dan di depan Andrea Dovizioso.

Hasil Lengkap MotoGP Ceko

1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 42m 53.042s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 42m 57.504s
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 43m 3.439s
4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 43m 6.113s
5. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 43m 8.692s
6. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 43m 8.767s
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 43m 14.863s
8. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 43m 16.282s
9. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 43m 36.826s
10. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 43m 38.303s
11. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 43m 43.015s
12. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 43m 43.216s
13. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 43m 47.479s
14. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 43m 47.666s
15. Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha)* 43m 53.358s
16. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 43m 54.637s
17. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 43m 55.430s
18. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 43m 58.986s
19. Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 44m 4.449s
20. Claudio Corti ITA Forward Racing (Forward Yamaha) 44m 43.075s
21. Karel Abraham CZE AB Motoracing (RC213V-RS) 44m 55.697s

Tidak Finis:
Maverick ViƱales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)
Cal Crutchlow GBR CWM LCR Honda (RC213V)
Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)
Alex De Angelis RSM E-Motion IodaRacing (ART)

Sumber Detik
Read More >>

Sabtu, 15 Agustus 2015

Kualifikasi MotoGP Ceko : Lorenzo Rebut Pole




ag03s.blogspot.com - Jorge Lorenzo mempertajam rekor lap di MotoGP Republik Ceko yang baru beberapa jam lalu dia pecahkan. Jadi yang tercepat di sesi kualifikasi, Lorenzo merebut pole position untuk balapan besok.

Catatan waktu terbaik yang dibuat Lorenzo di sesi kualifikasi, Sabtu (15/08/2015), adalah satu menit 54,989 detik. Itu menjadi rekor lap terbaru di Sikuit Automotodrom Brno. Lorenzo mematahkan rekornya sendiri, yang baru dia bukukan siang tadi di sesi latihan bebas ketiga dengan waktu satu menit 55,476 detik.

Lorenzo menjadi satu-satunya pebalap yang menembus waktu satu menit dan 54 detik. Marc Marquez yang berada di urutan kedua mencatat waktu satu menit 55,063 detik.

Marquez, yang memenangi dua seri terakhir, akan memulai balapan dengan dikawal duo Yamaha. Itu terjadi setelah Valentino Rossi mencatat waktu satu menit 55,353 detik untuk dapat posisi start ketiga.

Andrea Iannone dapat posisi start keempat setelah mencatat waktu satu menit 55,390 detik. Rider Ducati itu mengalahkan Bradley Smith yang ada di posisi lima dengan satu menit 55,460 detik.

Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Pol Espargaro masing-masing dapat posisi start enam hingga delapan. Sementara urutan sembilan ditempati Dani Pedrosa, setelah mencatat waktu terbaiknya di angka satu menit 55,969 detik.

Urutan 10 balapan menjadi milik Cal Crutchlow. Penunggang LCR Honda itu mencatat waktu satu menit 56,192 detik.

Hasil Kualifikasi MotoGP Republik Ceko

1 Jorge Lorenzo Yamaha Yamaha 1m54.989s -
2 Marc Marquez Honda Honda 1m55.063s 0.074s
3 Valentino Rossi Yamaha Yamaha 1m55.353s 0.364s
4 Andrea Iannone Ducati Ducati 1m55.390s 0.401s
5 Bradley Smith Tech 3 Yamaha 1m55.460s 0.471s
6 Andrea Dovizioso Ducati Ducati 1m55.935s 0.946s
7 Maverick Vinales Suzuki Suzuki 1m55.954s 0.965s
8 Pol Espargaro Tech 3 Yamaha 1m55.955s 0.966s
9 Daniel Pedrosa Honda Honda 1m55.969s 0.980s
10 Cal Crutchlow LCR Honda 1m56.192s 1.203s
11 Hector Barbera Avintia Racing Ducati 1m56.399s 1.410s
12 Yonny Hernandez Pramac Racing Ducati 1m56.739s 1.750s
13 Danilo Petrucci Pramac Racing Ducati 1m56.713s 1.724s
14 Scott Redding Marc VDS Honda 1m56.765s 1.776s
15 Aleix Espargaro Suzuki Suzuki 1m56.806s 1.817s
16 Stefan Bradl Aprilia Gresini Aprilia 1m57.133s 2.144s
17 Mike Di Meglio Avintia Racing Ducati 1m57.215s 2.226s
18 Loris Baz Forward Racing Yamaha Forward 1m57.540s 2.551s
19 Alvaro Bautista Aprilia Gresini Aprilia 1m57.552s 2.563s
20 Eugene Laverty Aspar Honda 1m57.634s 2.645s
21 Nicky Hayden Aspar Honda 1m57.645s 2.656s
22 Jack Miller LCR Honda 1m57.855s 2.866s
23 Alex de Angelis IodaRacing Project ART/Aprilia 1m58.599s 3.610s
24 Claudio Corti Forward Racing Yamaha Forward 1m59.145s 4.156s
25 Karel Abraham AB Motoracing Honda 1m59.903s 4.914s

Sumber detik
Read More >>

Minggu, 09 Agustus 2015

Free Practice I MotoGP Indianapolis : Lorenzo Tercepat di Latihan Pertama




ag03s.blogspot.com - Rider Movistar Yamaha Jorge Lorenzo tampil sebagai yang tercepat di sesi latihan bebas pertama MotoGP Indianapolis. Melengkapi tiga besar adalah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso

Lorenzo menjadi yang tercepat di sesi ini setelah membukukan waktu tercepat satu menit 33,654 dalam satu putaran, di sirkuit Indianapolis, Jumat (7/8/2015) malam WIB.

Di belakangnya, Marquez menguntit dengan selisih hanya 0,093 detik. Catatan terbaik pebalap Repsol Honda itu adalah satu menit 33,747 detik.

Dovizioso menempati urutan ketiga setelah mencatatkan satu menit 33,871 detik atau 0,217 detik lebih lambat dari Lorenzo. Dovizioso sekaligus jadi pebalap terakhir di sesi ini yang mampu menembus satu menit 33 detik.

Tiga pebalap di urutan berikutnya adalah Dani Pedrosa, Valentino Rossi, dan Andrea Iannone. Sementara dari peringkat tujuh hingga 10 diisi secara berurutan oleh Cal Crutchlow, Pol Espargaro, Mike Di Meglio, dan Maverick Vinales.

Free Practice I MotoGP Indianapolis

1. Jorge Lorenzo Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 33.654s [Lap 16/18] 343km/h (Top Speed)
2. Marc Marquez Repsol Honda Team (RC213V) 1m 33.747s +0.093s [16/19] 342km/h
3. Andrea Dovizioso Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 33.871s +0.217s [14/18] 346km/h
4. Dani Pedrosa Repsol Honda Team (RC213V) 1m 34.050s +0.396s [5/17] 342km/h
5. Valentino Rossi Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 34.374s +0.720s [5/20] 341km/h
6. Andrea Iannone Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 34.380s +0.726s [11/20] 343km/h
7. Cal Crutchlow CWM LCR Honda (RC213V) 1m 34.461s +0.807s [12/16] 339km/h
8. Pol Espargaro Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 34.669s +1.015s [20/21] 342km/h
9. Mike Di Meglio Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 34.794s +1.140s [16/18] 333km/h
10. Maverick ViƱales Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 34.897s +1.243s [19/19] 338km/h
11. Hector Barbera Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 34.925s +1.271s [19/19] 340km/h
12. Aleix Espargaro Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 34.966s +1.312s [17/18] 336km/h
13. Scott Redding Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 35.022s +1.368s [4/21] 340km/h
14. Alvaro Bautista Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 35.066s +1.412s [15/19] 335km/h
15. Yonny Hernandez Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 35.131s +1.477s [17/20] 341km/h
16. Bradley Smith Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 35.131s +1.477s [6/22] 340km/h
17. Danilo Petrucci Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 1m 35.249s +1.595s [4/21] 338km/h
18. Nicky Hayden Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 1m 35.340s +1.686s [14/18] 332km/h
19. Eugene Laverty Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 1m 35.603s +1.949s [16/20] 333km/h
20. Jack Miller CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 1m 35.936s +2.282s [9/19] 336km/h
21. Alex De Angelis E-Motion IodaRacing (ART) 1m 36.416s +2.762s [19/19] 330km/h
22. Stefan Bradl Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 36.444s +2.790s [15/19] 334km/h
23. Toni Elias AB Motoracing (RC213V-RS) 1m 38.512s +4.858s [22/22] 332km/h

sumber detik

Read More >>