Selasa, 04 November 2014

Home » , » Air Lebih Dulu 'Lahir' Dibanding Bumi

Air Lebih Dulu 'Lahir' Dibanding Bumi



Dunia Informasi – Sekelompok peneliti memiliki petunjuk baru yang memperlihatkan bahwa kandungan air telah berada di Bumi seratus juta tahun lebih awal dari yang diperkirakan.

Petunjuk itu berasal dari sebuah asteroid bernama 4-Vesta yang ditemukan di wilayah Antartika. Asteroid dengan kandungan molekul air yang tinggi ini, diduga datang dari sumber yang sama saat tata surya mulai terbentuk.

"Ini meteorit primitif yang menyerupai komposisi tata surya," kata Sune Nielsen, ahli geologi dari lembaga penelitian Woods Hole Oceanographic Institution, seperti dikutip dari TechTimes."Mereka memiliki cukup banyak air di dalamnya dan telah terpikir sebagai asal air di Bumi.”

Temuan baru ini membuat peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa, sumber air yang paling primitif adalah asteroid. Asteroid memiliki kandungan Chondrites Carbon yang muncul dalam kandungan debu, es dan gas ketika matahari terbentuk 4,5 miliar tahun lalu, dan diperkirakan molekul air pertama kali terbentuk dalam proses ini.

Beberapa teori mengatakan bahwa saat pertama kali terbentuk, Bumi merupakan dataran yang kering dan air pertama kali muncul dari komet atau asteroid yang mengandung es dan gas.

"Ahli berpendapat bahwa setiap molekul air yang hadir akan menguap dan tertiup ke angkasa. Kemudian air datang ratusan juta tahun kemudian," ujar Adam Sarafian dari Lembaga Oseanografi Woods Hole.

Para peneliti menggunakan metode pengukuran dua isotop hidrogen, yaitu deuterium dan hidrogen bervariasi yang dapat digunakan untuk memperkirakan kapan molekul air mulai terbentuk di planet. Tentu saja penelitian ini dilakukan pada beberapa asteroid yang ditemukan.

"Usia mereka (asteroid) sempurna untuk memperkirakan jumlah air di bagian dalam tata surya selama periode pembentukan Bumi," kata para peneliti.

"Vesta memberi kita gambaran tentang pembentukan pertama Bumi," lanjutnya.

Mengetahui air yang datang lebih awal ke tata surya juga mengindikasikan bahwa planet-planet yang ada dalam tata surya bisa saja sudah dalam kondisi basah sejak lama.

# via cnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar