Rabu, 06 Mei 2015

2016 Bebas Pajak PBB bagi Buruh, TNI, Polri dan Rakyat Miskin


ag03s.blogspot.com - - Wacana penghapusan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk rumah tangga sempat disambut gembira rakyat Indonesia. Namun ternyata wacana itu tidak berlaku untuk semua. Pemerintah membebaskan PBB hanya untuk buruh, rakyat miskin, Pegawai negeri Sipil (PNS), TNI dan Polri serta pensiunannya.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan mengaku telah menyerahkan kajian penghapusan PBB kepada Presiden Jokowi. Eksekusinya tinggal menunggu lampu hijau berupa lahirnya Peraturan Presiden (Perpres).
"Itu sudah. Tinggal nanti tunggu laporan hasil kajian Presiden," ujar Menteri ATR dan Kepala BPN RI Ferry Mursyidan Baldan dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (5/5).

Politisi Partai Nasdem ini menuturkan, penghapusan PBB tidak diberlakukan secara menyeluruh. Artinya, hanya untuk golongan tertentu saja.

"Kita ubah itu penghapusan PBB untuk masyarakat yang pensiunan, PNS, TNI dan Polri. Kita ubah bukan lagi objek pajak yang dikejar tetapi pada subjek pajaknya," kata dia.
Dia yakin, Presiden Jokowi akan memberikan lampu hijau dan menerbitkan Perpres terkait penghapusan PBB. Harapannya, kebijakan ini bisa mulai diterapkan 2016.
"Kita minta Perpres dan akan diberlakukan tahun depan," ucapnya.

Sumber : m.merdeka.com/uang/buruh-pns-tnipolri-rakyat-miskin-tak-bayar-pbb-mulai-2016.html
Read More >>

Senin, 04 Mei 2015

Putri AA Gym Menikah Dengan Pemuda Ini dan Beri Mahar Hafalan 30 Jus

 

ag03s.blogspot.com - KH Abdullah Gymnastiar menikahkan putri ketiganya, Ghaitsa Zahira, dengan seorang pemuda bernama Maulana Yusuf. Istimewanya, sebelum Yusuf menikahi putri Aa Gym, dia membaca hafalan Alquran 30 juz.

Keduanya menikah Minggu, (8/3) kemarin. Yusuf perlu waktu seharian untuk membacakan hafalan Alquran tersebut sebelum ijab kabul digelar.

"Alhamdulillah mohon doa dari semua sahabat sekalian, Aa sangat bersyukur Ghaitsa Zahira sofa

mendapatkan jodoh Maulana Yusuf yang sama sama penghafal quran semoga menjadi pengamal Alquran," kata Aa Gym.

"Semoga Alloh memberikan keberkahan bagi keduanya aamiiin Terima kasih kasih banyak bagi yang hadir dan yang berniat hadir serta yg mendukung dengan semua kebaikan jazaakalloh Khoiron katsiro," lanjutnya.

Saat Maulana membacakan hafalan Alquran, banyak yang menangis terharu. Mereka mendoakan pasangan yang sama-sama penghapal Alquran ini. Saat pernikahan ini diposting di media sosial pun banyak yang memuji pernikahan ini.

"Subhanallah, semoga ini pengantin yang diridhoi Allah. Semoga saya punya anak menantu seperti ini," tulis Nenny di akun facebooknya.

"Subhanallah, kagumnya..." tulis yang lain.

Maulana sendiri meluruskan soal mas kawin ini. Menurutnya dia tidak menjadikan hapalan Alquran sebagai mas kawin. Pembacaan Alquran itu dilakukan selama 24 jam sebelum akad nikah.

"Jadi memang ada bacaan Alquran 30 juz. Tapi mas kawin saya sama dengan yang lain. Mahar saya emas 10 gram dan uang satu dirham," kata Maulana saat berbincang dengan merdeka.com.

sumber
Read More >>

Anak SMA ini temukan cara deteksi boraks cukup pakai tusuk gigi



ag03s.blogspot.com - Bila terjadi perubahan warna pada tusuk gigi menjadi merah, berarti sampel makanan yang diuji positif mengandung boraks.

Brilio.net - Makanan yang mengandung boraks banyak beredar di pasaran dan meresahkan masyarakat. Namun, tidak banyak masyarakat yang bisa dengan mudah mengetahui mana makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut. Selama ini, deteksi boraks pada makanan terbilang tidak praktis dan efektif, karena harus melalui tes dan uji laboratorium yang memakan waktu cukup lama, bahkan hingga berminggu-minggu.

Namun kini, deteksi boraks bisa dilakukan dengan mudah, praktis, dan cepat. Dengan menggunakan alat yang bentuknya mirip tusuk gigi, deteksi boraks pada makanan bisa langsung dilakukan kapan pun dan hanya membutuhkan waktu 5 detik, tanpa harus melalui uji di laboratorium.



Terobosan hebat ini diciptakan oleh dua siswi SMAN 3 Semarang, Dayu Laras Wening dan Luthfia Adila. Untuk temuannya itu, mereka menamai SIBODEC (Stick of Borax Detector). Dengan tusuk gigi itu, siapa pun dapat dengan mudah mengetahui apakah suatu makanan mengandung boraks, hanya dengan menusukkan tusuk gigi ke sampel makanan yang akan diuji.

Selain mudah cara penggunaannya, mudah pula untuk menyimpulkan hasilnya. Bila terjadi perubahan warna pada tusuk gigi menjadi merah, berarti sampel makanan yang diuji positif mengandung boraks. SIBODEC dilengkapi dengan bahan kimia tertentu yang memang hanya sensitif terhadap boraks.



Kenapa memilih tusuk gigi? Selain mudah diperoleh, murah dan praktis, siapa pun dapat memanfaatkannya bahkan kalangan awam sekalipun. "Biar mudah dibawa dan karena bentuknya seperti tusuk gigi jadi terlihat normal kalau semisal mau cek makanan di mana saja."kata Dayu saat dihubungi brilio.net, Selasa (7/4)

Lewat inovasi tusuk gigi pendeteksi borak itu, Dayu dan Luthfia berhasil menyabet medali emas pada International Exhibition for Young Inventors (IEYI) 2014, sebuah ajang kompetisi inovasi anak muda tingkat dunia.

Sumber brilio.net
Read More >>

Mbah Asrori, kakek 92 tahun bersedekah 150 bungkus nasi setiap Jumat



ag03s.blogspot.com - Usia bukan batasan untuk berhenti bersedekah. Itolah motto yang selalu ditanamkan Mbah Asrori (92) dalam hidupnya.

Kakek warga asli Semarang tersebut setiap hari Jumat selalu bersedekah nasi bungkus lengkap dengan lauk pauknya kepada orang-orang yang membutuhkan seperti pemulung, tukang becak atau siapa pun yang membutuhkan makanan.

Dengan sepeda ontel kesayangannya, Mbah Asrori berkeliling untuk membagikan nasi bungkus tersebut.

"Mbah Asrori setidaknya menyisihkan Rp 400.000 per bulan untuk bersedekah padahal penghasilan beliau juga tidak tentu," ujar Fajar Ali Imron, salah seorang tetangga Mbah Asrori kepada brilio.net Jumat (17/4)

Kakek dengan 3 anak dan 10 cucu tersebut memang hanya berprofesi sebagai guru mengaji bagi anak-anak sekitar, penghasilannya hanya sekitar Rp 800.000 perbulan. Sedekah yang dilakukan Mbah Asrori tersebut semata-mata bukan hanya karena ingin menolong mereka yang membutuhkan makan saja, namun Mbah Asrori iba melihat tetangganya yang seorang janda berjualan nasi bungkus.

Dengan membeli dagangannya Mbah Asrori dapat menolong penjual janda tersebut dan juga orang-orang yang membutuhkan makan. Menurut Fajar, lima tahun silam Mbah Asrori bahkan sudah berangkat ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji dari uang hasil tabungannya.

"Sebenernya kalau dilogika dengan penghasilannya tersebut mustahil beliau bisa berangkat haji, tapi ya itulah kalau orang ikhlas bersedekah pasti ada saja rejekinya," ujar Fajar lagi

Sifat dermawan Mbah Asrori ini benar-benar patut dicontoh oleh semua orang. Mungkin penghasilannya tidak seberapa, tapi amalnya luar biasa!

Sumber brilio.net
Read More >>

Sabtu, 02 Mei 2015

Kecurangan Oknum Dokter di Indonesia



ag03s.blogspot.com - Dilansir dati fimadani.com, seorang mantan medical representative atau medrep bercerita mengenai pengalaman kerjanya mengawasi dokter-dokter yang ‘dikontrak’ perusahaan farmasi. Ketika dokter sudah berada di genggaman perusahaan farmasi, yang terjadi adalah kekonyolan. Pasien akan menerima resep “tak masuk akal”.

Namun, pasien tak berdaya karena ketidaktahuannya. Kerja sama atau KS antara perusahaan obat dan dokter itu seperti ijon. Dokter menerima uang atau hadiah di depan yang harus dikembalikan hingga empat kali lipatnya. Pengembalian dilakukan lewat kewenangan dokter dalam menulis resep.

Apabila seorang dokter telah diberi uang Rp 200 juta oleh sebuah perusahaan farmasi, maka ia harus meresepkan obat dari perusahaan farmasi itu senilai Rp 800 juta.

Jangka waktunya tidak terbatas, bisa dua bulan, tiga bulan, enam bulan, ataupun setahun.

Saat seorang dokter menjalin kerja sama dengan perusahaan farmasi yang diwakili oleh medrep, dokter itu akan diawasi. Medrep mengunci apotik-apotik rujukan sang dokter sehingga perusahaan obat bisa memantau progres kerja sama.

Menurut seorang mantan medrep, pola kerja sama perusahaan farmasi dan dokter ataupun rumah sakit, sudah berlangsung lama di semua daerah di Indonesia.

Mantan medrep tersebut menceritakan, sekitar tahun 2008, ia menjalin kerja sama dengan seorang dokter spesilasi paru-paru di sebuah rumah sakit pemerintah di pinggiran Jakarta.

Kesepakatan kerja sama yang disampaikan secara lisan, tanpa perjanjian tertulis, itu menyatakan bahwa si dokter akan meresepkan antibiotik cair buatan perusahaan farmasi tertentu.

Si dokter kemudian menerima uang Rp 20 juta untuk biaya berlibur ke Bali bersama keluarganya. Sepulang dari Bali, si dokter jadi rajin meresepkan antibiotik cair kepada pasiennya yang mayoritas adalah orang dewasa.

Dia ditarget meresepkan antibiotik itu senilai Rp 100 juta. “Akhirnya, untuk pasien dewasa pun dia kasih resep antibiotik cair. Kan jadi konyol, pasien dewasa dikasih antibiotik cair,” ujar mantan medrep itu ketika ditemui di sebuah gerai fastfood di Alam Sutera, Tangerang Selatan, Banten.

“Mestinya pasien dewasa diberi antibiotik tablet. Cuma gara-gara terima uang akhirnya muncul resep tak masuk akal,” tambahnya.

Dalam enam bulan dokter itu sudah melunasi “kewajibannya” ke perusahaan farmasi. Tapi banyak apoteker tertawa melihat resep si dokter. “Antibiotik cair kan untuk anak-anak,” katanya.

Beberapa medrep maupun mantan medrep yang menjadi narasumber yakin masyarakat banyak yang tak sadar soal ini.

“Banyak orang jadi resisten terhadap antibiotik golongan terendah gara-gara dokter mengadakan kerja sama untuk meresepkan antibiotik golongan yang lebih tinggi,” kata salah satu medrep.

Seorang medrep mengaku, suatu ketika, anaknya demam dan ia pun membawanya ke sebuah klinik di Jakarta Selatan. Dokter kemudian memberi resep antibiotik golongan dua.

Lantaran paham, medrep tersebut menolak resep dokter. “Saya minta amoxicilin saja. Amoxicilin kan termasuk antibiotik golongan rendah. Saya tahu kalau demam biasa, pakai amoxicilin saja cukup,” ungkapnya.

“Tak perlu golongan dua yang seperti yang sempat diresepkan dokter. Kasihan anak saya, nanti jadi resisten. Lagipula antibiotik golongan dua itu jauh lebih mahal,” katanya lagi.

Ia juga buka kartu mengenai profesinya sebagai medrep. “Dokter itu kemudian mengganti resepnya,” katanya.

Dalam pembicaraan singkat tersebut, si dokter mengaku punya kerja sama dengan sebuah perusahaan obat yang memproduksi antibiotik golongan dua.

Pilihan amoxicilin untuk mengatasi demam si anak tidak keliru. “Ternyata benar, dalam dua hari, anak saya sembuh,” imbuh medrep tersebut.

Mengaku sebagai “orang farmasi” memang jadi password bagi para medrep untuk tidak menjadi korban resep tidak masuk akal.

“Kalau ada keluarga yang sakit ataupun opname, sejak awal saya katakan kepada dokternya, ‘dok… saya orang farmasi lho’. Kalau sudah gitu, pasien gak akan diberi resep yang aneh-aneh,” ujar seorang mantan medrep.

Sumber : http://news.fimadani.com/read/2014/11/24/permainan-licik-oknum-dokter-hampir-merata-di-indonesia/
Read More >>

Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol


ag03s.blogspot.com - Jorge Lorenzo melanjutkan kesempurnaannya di sesi latihan bebas dengan menjadi yang terbaik saat kualifikasi digelar. Dia menjadi rider tercepat untuk merebut posisi start terdepan, mengalahkan Marc Marquez di posisi dua.

Waktu yang dibukukan Lorenzo untuk merebut posisi start terdepan pada balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (3/5/2015) malam WIB besok adalah satu menit 37,910 detik. Catatan tersebut bukan cuma memberinya posisi terdepan, tapi juga mematahkan rekor lap di Jerez. Demikian dikutip dari Crash.

Untuk Lorenzo, ini menjadi pole position pertamanya di musim 2015 ini. Hasil ini juga membuka peluang penunggang Yamaha itu untuk meraih podium atau bahkan kemenangan pertama, setelah di tiga seri sebelumnya dua kali finis keempat dan sekali menuntaskan balapan pada urutan lima.

Lorenzo, yang selalu jadi pebalap tercepat sejak free practice pertama, akan dapat perlawanan sengit pada balapan besok. Marc Marquez yang turun dengan kondisi baru menjalani operasi berada tepat di belakangnya. Juara dunia dua musim terakhir itu lebih lambat 0,390 detik.

Akan memulai balapan dari urutan tiga dan empat adalah Andrea Iannone dan Pol Espergaro. Valentino Rossi, yang masih memuncaki klasemen, dapat posisi start lima setelah membukukan saru menit 38,632 detik.
Aleix Espargaro, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso berturut-turut menempati posisi enam sampai delapan. Sementara dua pebalap yang melenkapi urutan 10 besar adalah Yonny Hernandez dan Bradley Smith.

Hasil Kualifikasi MotoGP Spanyol:
1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 37.910s [Lap 8/8] 287km/h (Top Speed)
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 38.300s +0.390s [6/7] 290km/h
3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 38.468s +0.558s [5/8] 293km/h
4. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 38.539s +0.629s [2/6] 286km/h
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 38.632s +0.722s [8/8] 286km/h
6. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 38.638s +0.728s [8/8] 280km/h
7. Cal Crutchlow GBR CWM LCR Honda (RC213V) 1m 38.714s +0.804s [2/8] 291km/h
8. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 38.823s +0.913s [5/6] 294km/h
9. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 39.464s +1.554s [5/6] 289km/h
10. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 39.491s +1.581s [3/8] 288km/h
11. Danilo Petrucci ITA Pramac Racing (Desmosedici GP14.1) 1m 39.789s +1.879s [2/5] 289km/h
12. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 39.825s +1.915s [5/7] 284km/h
13. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 39.569s 292km/h
14. Maverick Vi�ales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 1m 39.603s 280km/h
15. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 39.612s 277km/h
16. Hiroshi Aoyama JPN Repsol Honda Team (RC213V) 1m 39.866s 290km/h
17. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS)* 1m 39.974s 281km/h
18. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 1m 40.025s 278km/h
19. Stefan Bradl GER Athina Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 40.166s 281km/h
20. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RC213V-RS) 1m 40.177s 281km/h
21. Loris Baz FRA Athina Forward Racing (Forward Yamaha)* 1m 40.280s 279km/h
22. Jack Miller AUS CWM LCR Honda (RC213V-RS)* 1m 40.365s 280km/h
23. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 40.817s 287km/h
24. Alex De Angelis RSM Octo IodaRacing (ART) 1m 41.108s 276km/h
25. Marco Melandri ITA Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 41.273s 281km/h

Sumber m.detik.com/sport/read/2015/05/02/201549/2904005/81/lorenzo-sempurna-rebut-pole-kalahkan-marquez-dan-bikin-rekor
Read More >>