Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Beredar Broadcast Begal Motor Tak Benar, Kapolda Metro Langsung Ikut Razia di Depok



ag03s.blogspot.com - Berita Begal Motor Terbaru: Maraknya begal motor di Depok, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Unggung Cahyono ikut patroli bersama dengan Kapolresta Depok, Kombes Pol Ahmad Subarkah dalam operasi cipta kondisi di titik rawan. Beredarnya broadcast tak benar ikut memperkeruh suasana.

Menurut Kapolda, pihaknya langsung mengirimkan 360 anggota terdiri dari anggota Intel, Reskrim, Krimsus dan Narkoba untuk memback up seluruh jajaran Polres.

“Diantaranya Polresta Depok sudah kita kirim anggota 1 SSK untuk menangkap pelaku begal motor serta teror bom yang sangat meresahkan masyarakat,” ujarnya bersama Kapolresta Depok Kombes Ahmad Subarkah saat meninjau lokasi razia di depan kampus BSI Jalan Margonda, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Rabu (25/02/2015) sekitar pukul 23:00.

Kapolda mengutarakan juga telah mengamankan 48 tersangka pelaku kejahatan jalanan termasuk begal motor dari seluruh jajaran Polres termasuk Depok. “Tujuh diantaranya dilumpuhkan meninggal dunia lantaran membahayakan anggota dan masyarakat,”katanya.

Kapolda menambahkan pihaknya juga telah menyita hasil kejahatan motor sebanyak 140 unit, mobil 21 unit, senjata api 14 pucuk satu diantaranya senpi organik, satu pucuk senjata air soft guns, serta 12 senpi rakitan.

“Seluruh lokasi rawan begal yang terjadi di pinggiran Jakarta yaitu Depok, Tangerang, Bekasi telah kita petakan sebanyak 16 kejadian yang dianggap rawan lokasi begal motor,”tambahnya.

Upaya antisipasi begal di seluruh jajaran, Kapolda menerapkan langkah Preemtif, dan Prepentif. “Jika memang membahayakan akan dilakukan represid upaya gakkum terhadap para pelaku,”demikian.


Menanggapi peristiwa anarkis yang dilakukan masyarakat terhadap pelaku begal di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kapolda mengimbau jangan main hakim sendiri. “Setiap malam kita sudah melakukan razia patroli skala besar. Saya berharap akan segera menangkap seluruh pelaku begal yang masih DPO. Untuk wilayah Depok yang DPO ada 2 orang, masih terus kita kejar pelakunya tersebut di daerah kampung asalnya Lampung,”paparnya.

Kapolres mengatakan razia dilakukan di enam titik rawan seluruh jajaran Polsek dan satuan unit fungsi. “Razia kita konsentrasikan di tiga tempat yakni Jalan Raya Bogor, depan kampus BSI Margonda, serta Jalan Juanda,”tuturnya.

Mantan Kasat Brimob Polda Sumut ini menambahkan terkait isu broadcast bbm baik itu begal maupun isu penyebaran kelompok begal asal Lampung yang disebar di wilayah Jabodetabek ditanggapi dengan tenang namun harus tetap waspada.

“Hingga kini belum ada informasi terkait penyebaran pelaku begal dari anggota. Namun perlu kita waspada dan selalu berhati-hati bagi pengendara motor,”demikian.

Pesan berantai yang memperkeruh keadaan

Masyarakat dibuat resah dengan adanya pesan berantai melalui BBM atau WhatsApp. Setelah beredar kabar ada ratusan begal berilmu kebal yang didrop dari Lampung untuk beraksi di Jabodetabek, Rabu malam ada lagi BBM baru beredar yang isinya :

“Terjadi pembegalan di Pamulang Tangerang Selatan Pondok Benda 2 pkl 20 : 00 korban tewas di tempat akibat di bacok menggunakan pedang. Pelaku lari ke arah Serpong bagi anda melihat seseorang yg menggunakan sepeda motor satria harap lapor polisi.”

Namun dari hasil penelusuran Polsek Pamulang yang langsung dipimpin kapolsek beserta patroli dan unit Reskrim ternyata di daerah Pamulang tidak ada kejadian pembegalan.”Belum ada Laporan dari masyarakat adanya pembegalan,” kata Kapolsek Pamulang, Kompol Doddy F. Sanjaya, Kamis dinihari.

Bahkan kata Kapolsek Doddy F. Sanjaya, pihaknya sedang melakukan patroli dan razia dalam rangka cipta kondisi. Kapolsek mengimbau jangan mudah terpengaruh isu yang justru memperkeruh suasana.“Meski demikian warga agar tetap waspada, terlebih jika naik motor pada malam hari,”imbau Kompol Doddy.

Read More >>

Polda Metro Selidiki Penyebar Pesan 'Hoax' Begal Motor


ag03s.blogspot.com - Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyelidiki penyebar pesan singkat melalui telepon selular (broadcast), terkait peristiwa pembegalan terhadap pengendara sepeda motor. Yang ternyata tidak benar alias hoax.

"Kita selidiki lewat Subdirektorat Cyber Crime untuk melacak pelaku penyebar isu (pembegalan) itu," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta, Kamis (26/2/2015).

Martinus menyatakan, informasi isu pembegalan itu tidak benar dan diduga dilakukan orang yang sama untuk meresahkan masyarakat.

Martinus mengimbau masyarakat yang menerima pesan singkat soal isu pembegalan menyampaikan informasi kepada kepolisian untuk melacak pelakunya.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu juga meminta kepada masyarakat agar tidak resah dengan penyebaran isu peristiwa pembegalan terhadap pengendara sepeda motor namun tetap waspada.

Sebelumnya tersebar pesan singkat tidak bertanggung jawab berisi:

"Terjadi pembegalan di Pamulang Tangerang Selatan Benda 2 ..baru banget pukul 20:00 korban tewas di tempat akibat dibacok menggunakan pedang. Pelaku lari ke arah Serpong bagi anda melihat seseorang yg menggunakan sepeda motor satria B **** *** harap lapor polisi".
Selanjutnya beredar juga informasi melalui broadcast Blackberry Massage tidak bertanggung jawab ini:

"Kamis, 26 Februari 2015 07:00 WIB Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Martinus Sitompul menegaskan semua kawasan di DKI Jakarta saat ini rawan begal motor, agar warga aman jajaran akan kerahkan polisi berbaju preman (Intel) untuk menghalau kejahatan di jalanan. Kenapa semua rawan, kami ingin menyampaikan kepada masyarakat agar tetap waspada. Kalau tidak penting sekali berjalan di tempat sepi, tidak usah. Bagi kami lokasi rawan, pertama lokasi pernah kejadian, sepi, tanpa penerangan, mobilitas orang terbatas, artinya jam tertentu ramai, jam tertentu sepi," ujarnya.


Pesan singkat tidak benar yang mengatasnamakan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu juga menyebutkan daerah rawan begal motor yakni wilayah Jakarta Utara: Sepanjang Jalan Raya Cakung Cilincing, Jembatan Tinggi Tipar Cakung, Jalan Raya Plumpang Semper, Jalan Enggano (Mambo), Jalan Yosudarso Pegangsaan II Kelapa Gading, Sepanjang Waduk Permai Jalan RE Martadinata (depan Ancol) Pluit, sepanjang Kemayoran, Sepanjang Danau Sunter.

Wilayah Jakarta Timur: Harapan Indah (Perbatasan Bekasi-Jakarta), Kali Malang, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Perlintasan KA Cipinang, Pupar Cakung, Buaran, Kawasan Industri Pulogadung, Pulomas ( Sekitar RS. Omni Hospital), Kramatjati, Pemancingan Pulogebang, Sepanjang Banjir Kanal Timur.

Wilayah Jakarta Barat Jalan Gajah Mada, Fly Over Roxy Mas, Mangga Besar, Cengkareng, Sekitar Terminal Kalideres, Belakang Mall Puri Indah, Jalan Kebon Jeruk.

Wilayah Jakarta Selatan Kebayoran Lama, Pesanggrahan, Cilandak, Pasar Minggu, Jagakarsa, Mampang Prapatan, Pancoran, Tebet, Setiabudi.

Wilayah Jakarta Pusat Gambir, Tanah Abang, Menteng, Senen (di depan terminal), Cempaka Putih, Johar Baru, Sawah Besar dan ICH.

Namun Martinus membantah pihaknya telah menginformasikan adanya kawanan begal yang akan beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya, begitupula soal menyebarkan pesan daerah rawan aksi kejahatan jalanan tersebut.

"Kenyataannya kondisi di Ibukota Jakarta cukup aman dan tidak ada laporan yang mengkhawatirkan," tegas Martinus.

Read More >>

Broadcast Soal Begal Kembali Beraksi di Pamulang, Polisi: Tidak Ada!

Berita Begal Motor TerbarBeredar Broadcast Tak Benar, Kapolda Metro Ikut Razia di Depok

ag03s.blogspot.com - Berbagai broadcast (BC) atau pesan berantai mengenai aksi begal menyebar melalui BBM (blackberry messenger) maupun instant messenger lainnya. Salah satunya adalah tentang aksi begal yang terjadi di Pamulang, Tangerang Selatan.

Entah siapa yang membuat dan memulai menyebarkan BC tentang aksi begal. Dalam BC itu disebutkan bahwa aksi begal terjadi di Pamulang dan menyebabkan korban tewas karena dibacok malam ini pada sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (24/2/2015).

BC yang terus-menerus menyebar itu meresahkan warga. Akhirnya aparat kepolisian dari Polsek Pamulang langsung melakukan penelusuran. Hasilnya pun nihil.

"Di daerah Pamulang tidak ada kejadian pembegalan dan belum ada laporan dari masyarakat adanya pembegalan," ujar Kapolsek Pamulang Kompol Dody Ferdinand.

Dody sendiri turun langsung ke lapangan bersama patroli dan unit reskrim. Pihak kepolisian pun memastikan informasi yang beredar itu tidak benar.

Adapun isi BC yang beredar itu adalah sebagai berikut:

Terjadi pembegalan di Pamulang Tangerang Selatan, Jl Benda 2. Baru banget pkl 20:00 korban tewas di tempat akibat di bacok menggunakan pedang. Pelaku lari ke arah Serpong bagi anda melihat seseorang yg menggunakan sepeda motor Satria B 2446 WAF harap lapor polisi. Tlg sebarkan ya thx.

Polsek Pamulang juga melakukan antisipasi terhadap aksi begal dengan menggelar razia besar-besaran. Seperti dihimpun dari TMC Polda Metro Jaya, sejumlah personel diterjunkan dalam operasi tersebut.

Beberapa di antara personel yang melakukan razia dilengkapi dengan senjata laras panjang. Bukan hanya kendaraan roda 2 saja, mobil-mobil yang melintas di Pamulang juga tak luput dari pemeriksaan. Hingga saat ini razia masih dilakukan.

Read More >>

Kamis, 26 Februari 2015

Pelaku Pembakar Begal Motor Bisa Dibui ??



ag03s.blogspot.com - Emosi warga meledak saat mengetahui ada korban pembegalan motor di kawasan Pondok Karya, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Satu pelaku yang tidak bisa melarikan diri kemudian dikeroyok dan dibakar hidup-hidup.

Aksi anarki ini membuat resah warga lainnya. Untuk menghindari hal serupa, polisi meminta warga langsung menyerahkan pelaku ke kantor polisi terdekat dan meminta tidak main hakim sendiri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan, pelaku pembakar begal motor bisa dikenakan sanksi.

"Kita akan selidiki siapa yang melakukan (pembakaran begal). Siapa saja yang bersama-sama melakukan tindakan ini. Hal itu menjadi bagian dari penyelidikan," ujar Martinus.

Martinus menambahkan, jika didapatkan pelaku pembakaran tersebut, maka akan diberikan hukuman.

"Itu diatur dalam pasal 359 KUHP yang berbunyi barang siapa karena kesalahannya menyebabkan orang mati, dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau hukuman kurungan selama-lamanya satu tahun," jelas Martinus.

Seperti diketahui, salah satu pelaku begal motor hangus dibakar hidup-hidup oleh warga setelah aksinya tertangkap basah.

Polisi belum mengetahui siapa identitas pelaku yang tewas dibakar itu, karena wajah pelaku tak bisa dikenali.

Sumber viva.co.id
Read More >>

Modus Baru : Penculikan mengaku orangtua sambil marah-marah



ag03s.blogspot.com - Netizen dikejutkan dengan seorang wanita yang mengaku menjadi korban penculikan di Stasiun Bogor, Jawa Barat. Modus yang diceritakannya ini cukup mengejutkan, karena para pelaku berpura-pura menjadi orangtua hingga memaksanya masuk ke dalam mobil.

Cerita ini diunggah akun Dhieta Etha Diah, kejadian ini dialaminya Rabu (24/2) sekitar pukul 21.37 WIB. Tak lama setelah turun dari kereta di Stasiun Bogor, Dhieta yang tengah menunggu ojek terkejut dengan kedatangan mobil yang mendekatinya.

Tanpa basa-basi, pria yang mengaku sebagai ayahnya berteriak dari dalam mobil "Pulang kamu!" dengan nada cukup tinggi. Tak hanya itu, lelaki tak dikenalnya tersebut lantas menarik tangannya agar masuk dan menuduhnya dengan berbagai macam alasan.

Dhieta berusaha melawan, mulai dari berteriak hingga mencoba melepaskan diri. Namun, teriakannya tidak digubris orang-orang di sekitar karena dikira masalah keluarga.

Di tengah keributan, tiba-tiba datang seorang wanita yang mengaku sebagai ibunya sembari berkata, "Udah ikutin apa kata papa aja, dek!"

Meski menghadapi dua orang, namun Dhieta berusaha memberontak karena merasa keduanya bukan orangtua kandungnya. Bahkan, pria yang menariknya malah mencoba mengangkat tubuhnya agar masuk ke dalam mobil. Bahkan mobil yang sebelumnya diparkir di lokasi langsung mendekat.

Merasa ada yang tidak beres, salah satu juru parkir mencoba mendekat, namun malah dihardik pria tersebut agar menjauh. Beruntung, tukang ojek yang dipesannya langsung mendekat dan menjauhkannya dari kedua orang asing tersebut. Kejadian itu membuat menarik perhatian orang-orang sekitar dan membawanya ke tempat yang aman.

Sedangkan ketiga orang tetap mengaku sebagai keluarga Dhieta. Sedangkan korban memilih meneruskan perjalanannya ke rumah oleh seorang pengojek yang ditemuinya itu.
# sumber merdeka.com
Read More >>

Selasa, 24 Februari 2015

Tahukan Anda Mengapa Bayi Pengemis Selalu Tertidur


ag03s.blogspot.com - Dekat stasiun di sebuah kota besar duduk seorang wanita dgn usia yg tak diketahui. Rambutnya kotor, kepalanya tertunduk dalam kesedihan. Wanita itu duduk di lantai kotor dan di sampingnya terletak sebuah tas. Dalam tas itu orang melempar uang. Di tangan wanita, tidur seorang bayi berusia dua tahun. bayi itu berpakaian kotor.

Banyak orang yang lewat akan memberikan uang. Kami selalu merasa kasihan pada orang kurang beruntung. Kami siap untuk memberikan orang-orang malang itu kemeja terakhir kami, uang terakhir kami di dalam kantong tanpa ragu ragu.

Aku berjalan melewati seorang pengemis selama satu bulan . Tidak memberikan uang, karena saya tahu bahwa ini adalah geng yang dioperasikan dan uang yang dikumpulkan oleh pengemis akan diberikan kepada siapapun yang mengontrol pengemis di daerah tersebut, orang-orang yang memiliki banyak properti mewah dan mobil. Sebulan kemudian, saya berjalan melewati pengemis, seketika saya merasa terkejut.

saya di persimpangan yang sibuk, menatap bayi, berpakaian seperti biasa yang sangat kotor. Saya menyadari bahwa itu tampak aneh, menemukan seorang anak kecil di sebuah stasiun kotor dari pagi hingga sore.

Bayinya tidur. Tidak pernah menangis atau menjerit , selalu tertidur, mengubur wajahnya di lutut seorang wanita yang disebut ibunya. Apakah salah satu dari Anda memiliki anak-anak antara usia 1 sampai 3? Apakah Anda ingat bagaimana mereka tidak dapat tidur lebih dari 2 jam pada suatu waktu? Namun, anak-anak ini selalu tertidur. Selalu! Oleh karena itu kecurigaan saya tumbuh. "Kenapa dia tidur sepanjang waktu?" Aku bertanya (kepada pengemis), menatap bayi.

Pengemis pura-pura tidak mendengar saya. Dia menunduk dan menyembunyikan wajahnya di kerah jaket lusuh nya. Saya mengulangi pertanyaan itu. Wanita itu mendongak, melhat saya, seakan kesal dengan pertanyaan saya.

"B*ngs*t" , bibirnya bergumam.

Di belakangku seseorang menaruh tangannya di bahuku. Aku menoleh ke belakang . Seorang pria tua itu menatapku tidak setuju: "Apa yang Anda inginkan darinya? kamu tidak melihat seberapa keras kehidupannya?." Dia mengambil beberapa koin dari sakunya dan
melemparkannya ke kantong pengemis tsb.

Pengemis itu menunjukkan raut wajah wajah berterima kasih dan kesedihan pada umumnya. Orang itu melepaskan tangannya dari bahuku dan berjalan keluar dari stasiun.

Hari berikutnya aku menelepon teman. Dari teman saya, saya berhasil menemukan bahwa pengemis itu adalah bisnis, meskipun terlihat spontanitas, jelas terorganisir dan diawasi oleh lingkaran organisasi kejahatan.

Anak-anak yang digunakan adalah anak hasil "menyewa" dari keluarga pecandu alkohol, atau hasil penculikan. Saya membutuhkan jawaban atas pertanyaan - mengapa bayi tidur? Dan saya mendapatkannya. Teman saya mengatakan kepada saya dengan suara tenang, "Mereka diberikan heroin, atau vodka" Aku tercengang . "Siapa yang diberikan heroin atau vodka?!"

Dia menjawab, " Anak itu, sehingga ia tidak berteriak. Wanita itu akan duduk sepanjang hari dengan dia, bayangkan bagaimana anak itu mungkin bosan?"

Dalam rangka untuk membuat bayi tidur sepanjang hari, ia dicekokin dengan vodka atau obat-obatan. Tentu saja, tubuh anak-anak tidak mampu mengatasi bahan2 keras tersebut. Dan anak-anak seringkali tewas. Hal yang paling mengerikan - kadang-kadang anak-anak
meninggal selama "hari kerja" . seorang "ibu" harus memegang mayat anak kecil di tangannya sampai malam. Ini adalah aturan. Dan oleh orang yang lewat akan diberikan beberapa uang ke kantong pengemis, dan percaya bahwa mereka melakukan perbuatan baik. Membantu ibu tunggal.

Hari berikutnya saya sedang berjalan di dekat stasiun yang sama. Aku membawa identitas jurnalistik, dan sudah siap untuk pembicaraan serius. sayangnya pembicaraan tidak be rhasil.

Namun, terjadi hal ini:
Seorang wanita sedang duduk di lantai dan di tangannya seorang anak kecil. Aku bertanya pertanyaan tentang akte kelairan anak, dan yang paling penting, di mana anak kecil kemarin yang ia diabaikan.
Kelakuan saya diprotes oleh orang yang lewat. Saya diberitahu bahwa saya sudah gila karena berteriak pada pengemis miskin dengan seorang anak. Pada akhirnya, saya dikawal keluar dari stasiun dalam kehinaan. Satu hal yang tersisa adalah untuk memanggil polisi. Ketika polisi tiba, pengemis dengan bayi menghilang .

Bila Anda melihat seorang wanita dengan seorang anak, mengemis, berpikir sebelum Anda menyumbangkan. Pikirkan tentang hal itu, jika bukan karena ratusan ribu pemberi sedekah, bisnis seperti ini sudah mati. Bisnis akan mati dan bukan anak-anak. Jangan melihat anak yang sedang tidur dengan kasih sayang. Lihat horor. Karena Anda membaca artikel ini , Anda tahu sekarang mengapa anak tersebut tidur di tangan pengemis.

Silakan berbagi ini. Dan ketika Anda memutuskan lagi untuk menyumbang ke pengemis, ingat bahwa amal yang anda lakukan bisa jadi kematian bagi anak kecil lainnya.

Sumber tulisan: http://www.pekanews.com/2015/02/tahukah-anda-men
gapa-bayi-pengemis.html
Read More >>

Minggu, 22 Februari 2015

Isu Pembegalan Motor di Jatake, dibantah Kapolsek


ag03s.blogspot.com - Isu pembegalan sepeda motor di Kota Tangerang kembali beredar melalui pesan siaran dari BlackBerry Messanger. Kali ini disebutkan bahwa korban tewas akibat dibacok oleh pelaku.

"CIKONENG-JATAKE GAJAH TUNGGAL!!! kejadian semalam. Broadcast penting, harap di baca. Semalam ibu-ibu karyawan swasta pulang dari jam kerjanya jam 23.00 WIB di komplek industri sekitar gajah tunggal. korban di bantai dengan cara dibacok oleh sang pembegal. ibu karyawan itu tewas ditempat karna terdapat luka bacok dikepala
sangat luar biasa"

Namun, pesan siaran itu dibantah oleh Kapolsek Jatiuwung, Kompol Rully Indra Wijayanto. Dia memastikan bahwa informasi itu bohong."Sampai saat ini dipastikan tidak ada peristiwa pembegalan motor hingga korban tewas. Kalau ada kan pasti masyarakat sudah lapor. Apalagi korbannya tewas, pasti kita diinformasikan pihak rumah sakit," katanya, Minggu (22/2).

Menurutnya, sejak semalam, anggota Polsek Jatiuwung sudah patroli ke sejumlah titik dan tidak ada laporan mengenai aksi pembegalan motor tersebut."Pesan ini hanya untuk membuat masyarakat takut. Jadi jangan dipercaya," katanya.

Sumber : http://tangerangnews.com/kota-tangerang/read/14111/Isu-Korban-Begal-Motor-Tewas-di-Jatake-di-Bantah-Kapolsek
Read More >>

Berita Hoax (bohong) Pembegalan Motor



ag03s.blogspot.com - Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polresta Bekasi Kota AKP Siswo memastikan kabar tindakan kriminal pembegalan di Harapan Indah, Kecamatan Medansatria lewat jejaring sosial adalah bohong.

"Kami minta warga tidak terpengaruh kabar tentang adanya begal di Harapan Indah, karena itu hoax," katanya di Bekasi, Sabtu (21/2/2015). Hal itu diungkapkan Siswo menyusul beredarnya broadcast BlackBerry Messenger (BBM) terkait foto korban pembacokan di salah satu jalan di Harapan Indah. Foto yang dirilis sejak Jumat (20/2/2015) tersebut juga berisi pesan agar masyarakat waspada terhadap kejadian serupa di lokasi tersebut. "Tidak ada kejadian pembegalan di Harapan Indah, kabar tersebut tidak benar," katanya.

Pesan itu berisi informasi adanya seorang remaja yang pulang malam sehabis main futsal. Namun ketika melewati depan Restoran Padang Sederhana, korban dibegal oleh sekawanan perampok, motor dan telepon selulernya korban dirampas. Bahkan,
tangan kanan korban dibacok hingga putus dan dibuang ke kali.

"Semua pesan itu hoax. Kita pastikan itu," katanya. Namun demikian Siswo meminta warga agar terus waspada dan berhati-hati dalam perjalanan. "Tapi info itu juga harus dijadikan sebagai pembelajaran untuk tetap berhati-hati ketika di jalan," katanya. Dari hasil
penelusuran pihaknya diketahui bahwa foto tersebut merupakan peristiwa yang berlangsung di Tegalsari, Surabaya. "Itu kasusnya korban pembacokan akibat cemburu buta. Bukan di Bekasi kejadian itu," katanya.

Sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2015/02/22/polisi-pastikan-info-begal-motor-di-harapan-indah-hoax
Read More >>

Senin, 16 Februari 2015

Waspadai Daerah Rawan Begal Motor





ag03s.blogspot.com - Aparat kepolisian telah mengindentifikasi titik-titik lokasi rawan tindak kejahatan perampasan sepeda motor di kawasan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Setiap beraksi, komplotan pelaku bahkan tak segan untuk melukai korbannya yang coba-coba berontak, apalagi melawan.

Demikian diungkapkan Kepala Polres Metro Tangerang Kabupaten, Komisaris Besar (Pol) Irfing Jaya, saat gelar perkara kasus serupa di halaman Mapolsek Serpong, Selasa,
(07/10/2014).

“Pas korbannya sudah jatuh ke jalan, pelaku akan langsung merampok harta benda korban," ungkapnya. Sementara, Kapolsek Serpong, Kompol Arman merinci, sejumlah titik rawan kasus perampasan sepeda motor di wilayah sekitar Serpong antara lain, Taman Jajan BSD, Perumahan Green Cove Pagedangan, SPBU Cisauk, Jembatan Cisadane.

Kemudian di sekitar Kolam Renang BSD, Lampu Merah German Centre BSD, Jembatan Penyebrangan Pakulonan Serpong, serta ujung tol Rawa Mekar Jaya Serpong. Dari delapan titik rawan di atas pulalah, polisi berhasil meringkus sebanyak 11 orang pelaku perampasan sepeda motor.

Ke-11 pelaku dimaksud masing-masing adalah, MA (19), OS (19), MR (19), UJ (19), RK (19), MC (21), P (20), A (37), NM (35), AG (34), AT (45) serta LK (20).

“Dalam aksinya, pelaku menggunakan modus pepet, kemudian bacok dan rampok. Selain kawasan Serpong, wilayah operasi komplotan itu juga sampai ke Bogor, Jawa Barat,” terangnya.

Dari hasil penyidikan polisi, terungkap bila mayoritas pelaku sudah pernah melakukan tindak kejahatan serupa di kawasan Serpong hingga 20 kali.

Model para calon korban yang diincar sebagai mangsa beraksi pun sama. Arman bilang, pelaku selalu beraksi malam hari ketika di jalanan yang kondisinya sepi.

"Bagi masyarakat yang bepergian pada malam hari, kami
himbau agar tidak seorang diri," ujar mantan Kepala Unit IV
Resmob Polda Metro Jaya itu lagi.

Sumber : www.kabar6.com/tangerang-raya/tangerang-selatan/16676-waspada-ini-8-titik-rawan-begal-motor-di-serpong.html
Read More >>