Jumat, 12 Desember 2014

Home » , » Kisah Nyata Desa di Atas Awan

Kisah Nyata Desa di Atas Awan



ag03s.blogspot.com - Selama 16 tahun, warga di Desan Yushan, Provinsi Hubei, Tiongkok, harus menantang maut. Warga di desa terpencil di wilayah Hefeng itu harus menggunakan keranjang besi yang tergantung tinggi untuk ke luar dan masuk desa mereka.

Masyarakat setempat menyebut alat itu keranjang besi karena memang terbuat dari kerangka besi. Bentuknya kotak. Yang berbahaya, keranjang ini tanpa pintu yang tertutup.

Besi yang digunakan pun sudah karatan. Sudah begitu, keranjang ini digantungkan dengan kawat seling sepanjang 1.000 meter, dan berada di atas ketinggian 480 meter dari permukaan tanah.



Alat ini sungguh berbahaya. Tak ada fasilitas pengaman yang dipasang pada keranjang itu. Meski demikian, tak ada catatan kecelakaan sejak alat ini dioperasikan 16 tahun silam.

Sehingga keranjang besi ini tetap saja menjadi sarana transportasi utama bagi 196 warga Desa Yushan. Sebab, kondisi desa yang terletak di tebing gunung membuat sarana ini yang paling mudah dan cepat untuk menghubungkan penduduk 'desa di atas awan' ini dengan dunia luar.



Keranjang besi itu digerakkan oleh operator yang berada di sebelah sisi tebing. Sang operator harus mengontrol generator untuk tetap membuat keranjang itu berjalan dari sisi tebing yang satu ke sisi lainnya.



Tak hanya manusia, keranjang ini setiap hari juga mengangkut barang-barang bawaan warga. Selain itu, juga hewan peliharaan, semisal kuda. 

(Ism, Sumber: Shanghaiist.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar