Sabtu, 28 Juli 2012

Lima Kandidat Planet Baru Hunian Manusia

Ada lima kandidat planet yang cocok untuk menampung kehidupan manusia.


Kepler-22b, planet yang diprediksi berpotensi menampung kehidupan(space.com)

VIVAnews - Para ilmuwan hingga saat ini belum menemukan planet yang memiliki bukti kehidupan. Tapi setidaknya ada beberapa kandidat planet yang dianggap cocok dihuni oleh manusia.

Dilansir Mashable, Sabtu 28 Juli 2012, planet Gliese 581g dinilai sebagai kandidat paling tepat untuk menampung kehidupan manusia.

Planet Gliese 581g berjarak 20 tahun cahaya dari tata surya kita. Dari segi ukuran tiga kali dari Bumi, dan mengelilingi bintang Gliese 581 tiap 30 hari sekali.

Kandidat kedua adalah Gliese 667Cc. Planet ini ditemukan pada Februari 2011. Berukuran empat kali planet Bumi, dan berjarak 22 tahun cahaya di konstelasi rasi bintang Scorpion.

Ketiga, Kepler-22b. Planet yang memiliki ukuran dua kali dari Bumi ini pertama kali ditemukan pada Desember 2011. Memiliki rata-rata suhu 72 derajat Farenheit. Planet luar ini (exoplanet) ini berjarak 600 tahun cahaya.

Keempat, HD 85512. Planet ini ditemukan pada Desember 2011. Suhunya diperkirakan adalah 77 derajat Farenheit. Dan memiliki jarak 35 tahun cahaya dari Bumi. Terletak di konstelasi rasi bintang Vela.

Terakhir adalah Gliese 581d. Planet pertama kali ditemukan pada 2007 ini berukuran tujuh kali Bumi. Namun beberapa ilmuwan menganggap planet ini terlalu dingin untuk dihuni manusia. Mereka pun terus melakukan penelitian untuk mengetahui perkembangan Gliese 581d.

Read More >>

Jumat, 27 Juli 2012

Ternyata Di China, Mobil Lebih Banyak dari Motor



Beijing - Pertumbuhan perekonomian kelas menengah di China rupanya membuat populasi roda empat melonjak tajam. Bahkan di sana, untuk pertama kalinya jumlah mobil kini lebih banyak dari motor.

Seperti dilansir bikepoint, Kamis (12/1/2012), tidak tanggung-tanggung menurut data resmi di China total sudah ada 100 juta unit mobil di China pada 2011 lalu. Angka itu meningkat lebih dari 14,9 juta dari tahun sebelumnya.

Dari 14 kota di China warga Beijing lah yang memiliki kendaraan roda empat terbanyak dengan lebih dari 4,7 juta yang tercatat.

Dan bila digabungkan jumlah mobil dan motor maka China memiliki 225 juta kendaraan.

Dan dalam lima tahun terakhir, jumlah pengemudi kendaraan bermotor di China telah meningkat rata-rata sebesar 19,86 juta per tahun. Dari total 230 juta pengendara di China, kurang dari 19 persen adalah perempuan. Wah pantesan saja Kota-kota di China makin macet berat.

Kebijakan baru China Persulit Industri Mobil Asing




Beijing - Pasar otomotif China saat ini merupakan pasar mobil terbesar di dunia. Karena itulah produsen-produsen mobil skala global mulai melirik ke negeri tirai bambu itu. Tapi kini, China mulai mengerem investasi asing di negerinya.

China seperti detikOto kutip dari Autonews, Senin (2/1/2012) dikabarkan akan segera berhenti mendorong investasi asing di bidang manufaktur mobil untuk mendorong pabrikan mobil lokal negeri itu.

Dengan perubahan kebijakan ini, maka pabrikan mobil asing tidak akan lagi dapat pengurangan bea impor untuk peralatan pabrik dan akan berlaku akhir Desember lalu.

Tapi, China melalui National Development and Reform Commission dan departemen pedagangan mengatakan tetap akan mendorong investasi asing yang ingin membuat kendaraan hemat bahan bakar.

Hal itu dikarenakan populasi mobi lyang makin meningkat di China juga mendorong polusi yang makin akut. Pemerintah China sendiri telah menetapkan target 1 juta kendaraan bertenaga listrik di jalan pada tahun 2015.

"Ini mungkin akan lebih sulit bagi pembuat mobil untuk mendapatkan persetujuan untuk pabrik baru di masa depan kecuali mereka memiliki investasi di kendaraan energi baru," kata Jenny Gu, analis senior di LMC Automotive di Shanghai.

Namun, pabrikan mobil global masih tetap yakin untuk bisa terus berkembang di China meski ada aturan baru tersebut. "Kami berharap pedoman baru ini memiliki dampak negatif yang minimal terhadap rencana masa depan GM di China," ungkap GM dalam sebuah pernyataan.

Pabrikan mobil asing di China sudah harus terlebih dahulu bermitra dengan produsen mobil lokal bila mereka ingin terus mendapat keringanan dari pemerintah China yang pasarnya di 2011 diperkirakan mencapai lebih dari 14 juta unit.

Seperti diketahui, produsen mobil internasional seperti General Motors Co, Volkswagen AG, Toyota Motor Corp dan lainnya telah beroperasi di China selama bertahun-tahun melalui usaha patungan dengan mitra lokal.

Sebelumnya, di bulan Desember 2011 lalu China sempat membuat heboh pemerintah AS dengan menerapkan biaya impor mobil yang lebih tinggi.

Cina menilai mobil-mobil keluaran AS khususnya tipe SUV sudah terlalu menikmati subsidi dari China dan sebagai akibatnya ada dumping mobil AS ke pasar mobil China. Hal ini menyebabkan rusaknya industri domestik China.

Mobil-mobil berkapasitas 2.500 cc lebih akan mendapatkan biaya impor 2-21,5 persen.

Read More >>

China Siap Produksi Mobil Hybrid Mei 2012


Saat ini Indonesia sedang berupaya untuk bisa membuat mobil listrik yang lebih ramah lingkungan dan lebih murah biaya operasionalnya. Seperti yang sedang diupayakan oleh Menteri PSDM Dahlan Iskan dengan mobil listrik yang dibuat di Depok. Saking semangatnya hingga kemana-mana sang Menteri itu membawa mobil listriknya sebagai pengganti mobil dinasnya. 

Pada tataran selanjutnya, diperkirakan Indonesia baru bisa memproduksi dan menjual mobil hybrid pada beberapa tahun kedepan. Namun lain halnya dengan China, negeri dengan penduduk terbesar di dunia itu ternyata telah siap memproduksi dan menjual kendaraan hybrid di bulan Mei 2012.

Seperti dilansir carnewschina, Rabu (1/2/2012), setelah diperkenalkan di ajang the Guangzhou Auto Show di Desember 2011 kemarin, kini salah satu pabrikan China Guangzhou Auto akan melepas mobil Triumpchi HEV (hybrid-electric vehicle) ke pasar otomotif China.

Triumpchi HEV hadir dengan membawa mesin berkapasitas 1.8 liter dengan motor listrik. Pabrikkan ini juga mengklaim bahwa mesin listrik yang akan dihadirkan ini mampu menggerakkan 4 roda sekaligus.

Read More >>

Mobil Murah China, Hanya Rp 34,8 Juta



dok China Car Times

Beijing - Kata 'murah' sepertinya identik dengan China. Bukan apa-apa, negeri tirai bambu ini memang terkenal mampu memproduksi mobil dengan harga miring, tidak terkecuali di dunia otomotif. Terbaru, muncul mobil Zotye Z100 yang hanya berharga 23.800 RMB atau sekitar Rp 34,8 jutaan.

Meski harganya masih kalah murah dengan mobil termurah di dunia, Tata Nano, Zotye mengatakan bahwa untuk urusan spesifikasi dan tampang, Z100 masih jauh lebih bagus dari Tata Nano tapi dengan harga yang tidak jauh berbeda.

Sebab di India, Tata Nano dilepas dengan harga mulai dari Rs 1,40 lakh (Rp 24,5 jutaan) sampai Rs 1,96 lakh (Rp 34,3 jutaan).

Diluncurkan di kota Hangzhou, Zotye Z100 dikatakan sebagai mobil termurah di China dengan tampilan yang lumayan stylish serta kabin yang sudah berpendingin udara. Lekukan tubuhnya terlihat modern dengan sokongan desain lampu depan dan belakang yang fresh.

Di balik bonnetnya hadir mesin 1.0 liter yang dikawinkan dengan transmisi 5-speed. Di China, mobil ini dilepas dengan harga mulai dari 25.800 RMB atau Rp 34,8 jutaan dengan 25.800 RMB atau Rp 37,7 jutaan untuk versi tertingginya.

Jika melihat sekilas mobil ini, benak kita akan teringat mobil kecil Suzuki yakni Alto.



Alto dan Z100 (dok carnewschina)

Read More >>

Mobil Murah China, Cuma Rp 25 Jutaan






Geely, pabrikan mobil asal China siap membuat mobil murah sejagat dan menyebar ancaman untuk pesaingnya. Mobil anyar mereka Intelligent Geely (IG) yang sebelumnya tampil di ajang otomotif bergengsi Beijing Auto Show siap diproduksi pada tahun 2012 dan akan dipasarkan di China pada tahun 2013 mendatang.





Penampilan mobil ini cukup menarik, karena selain desain yang sudah mengusung model terbaru, i target harga mobil ini juga sangat murah yakni hanya sebesar 10.000 RMB atau sekitar Rp 13 jutaan saja. Bila dilihat dari harganya, IG hampir sama dengan harga sebuah motor di Indonesia.


Dan ternyata PT Geely Mobil Indonesia (GMI) pun tidak menutup kemungkinan akan mendatangkan mobil ini ke Indonesia.


“IG siap dipasarkan 2013 nanti dengan harga 10.000 yuan. Bisa saja kita masukan juga kesini,” ujar Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI) A Budi Pramono kepada detikOto.
Bila niatan GMI ini benar terlaksana, IG tentu menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin beralih dari motor ke mobil. Sebab selain harganya tidak jauh beda dengan motor, mobil ini pun akan mematahkan predikat mobil termurah sejagat yang selama ini dipegang oleh Tata Nano yang saat ini sudah naik harga menjadi antara US 2.800-3.800 (Rp 26-35,2 juta).





Konsep IG sendiri tampil mengesankan di ajang Beijing Auto Show lalu dengan desain dan teknologi terkini. Pada model konsepnya, IG mengaplikasi pintu model sayap camar alias gullwing dengan lekuk tubuh yang futuristik. Sementara untuk dapur pacunya, Geely IG konsep tersebut sudah mengaplikasi teknologi hibrid dengan memadukan sebuah mesin konvensional berkapasitas 998 cc dan sebuah motor listrik.





Dengan perpaduan dua kekuatan itu, Geely IG mampu melaju hingga ke kecepatan 150 km/jam. Kemampuan tersebut didapatnya berkat sumbangan tenaga dari mesin konvensional yang mampu mengeluarkan tenaga hingga 52 kW pada 6.000 RPM dengan torsi mencapai 93 Nm pada 3.400-3.800 RPM. Sementara motor listrik yang digerakan oleh Iron Phosphate lithium-nya mampu menyemburkan tenaga hingga 60 kW pada putaran mesin 6.000 RPM dengan torsi mencapai 180 Nm pada 6.000 RPM.



Harga 
Selama ini baru pabrikan Jepang yang semangat untuk mengikuti program mobil murah pemerintah, namun kini pabrikan mobil asal China, Geely pun tertarik. Wajar saja, karena mereka memiliki sebuah mobil konsep berharga hanya Rp 13 jutaan saja.

Apalagi pemerintah menargetkan harga mobil murah yang akan dibantu sekitar Rp 75 jutaan. Harga itu tentu masih jauh lebih tinggi dari harga mobil Intelligent Geely (IG) yang rencananya akan dijual dengan harga 10.000 RMB atau sekitar Rp 13 jutaan saja.
Hal tersebut diungkapkan Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI) A Budi Pramono kepada detikOto. “Kami sangat tertarik dengan program itu, tapi masalahnya kan kebijakan pemerintah itu belum jelas detailnya. Kalau sudah jelas, kami pasti akan ikut gabung,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi pun menjelaskan bahwa IG bisa sangat bersaing dengan kompetitor mereka, terlebih dengan harga dasar Rp 13 jutaan, kemungkinan dengan kondisi perpajakan seperti sekarang ini, harga IG di Indonesia masih bisa sekitar Rp 25 jutaan saja. “Kami hanya kalah nama dengan merek Jepang, tapi kalau urusan itu, kita bisa bersaing. Apalagi dengan harga dasar segitu,” tandas Budi.
Dengan harga serendah itu pun, Geely terbilang masih ada kemungkinan untuk berimprovisasi terhadap produknya ini. “Bila pun harganya mau dinaikan sedikit agar IG dapat semua fitur full spek terkini, tetap saja harga mobil ini masih terjangkau,” pungkasnya.
“Tapi di versi produksinya kemungkinan IG akan dibuat dengan mesin bensin berkapasitas 800-900 cc, bisa juga kita minta mesin yang lebih besar,” pungkas Direktur PT Geely Mobil Indonesia Richard Yang.




Read More >>

Mobil Murah Seharga Motor


Momen lebaran merupakan momen yang paling tepat untuk bersilaturahim bersama sanak keluarga. Namun bagi para perantau, menjadi problem manakala moda transportasi yang ada saat ini tidak sesuai dengan yang kita harapkan, baik dari segi biaya kenyamanan maupun kenyamanannya.
Pilihan yang paling tepat saat ini adalah mudik menggunakan kendaraan sendiri. Yang paling murah sebenarnya adalah sepeda motor, namun kekurangnya adalah kenyamanan yang kurang serta faktor keselamatan yang jelas lebih beresiko. Paling tepat sebenarnya adalah mobil pribadi, dimana kenyamanannya jelas lebih baik, namun kendalanya adalah harga mobil yang sangat tinggi membuat banyak orang yang berkeinginan memiliki mobil hanya sebatas impian saja.
Nah, tulisan berikut mudah mudahan bisa menjadi alternatif pilihan untuk yang ingin punya mobil tapi budgetnya terbatas, namun musti sabar, tunggu saat hari "H" diluncurkan.
Adalah PT.GEELY Mobil Indonesia yang belum lama ini telah memperkenalkan produk terbarunyua yang diberi nama IG. Mobil ini akan segera di produksi pada 2012 dan akan dipasarkan di China pada 2013 mendatang dengan harga 10.000 RMB atau sekitar Rp 13 jutaan saja. Dan bila benar akan masuk Indonesia, harga IG dipastikan tidak akan sampai Rp 25 juta.
“Harga IG disana sekitar Rp 13 jutaan, dengan kondisi Bea Masuk sekarang paling mahal harganya Rp 25 juta,” ujar Presiden Direktur PT Geely Mobil Indonesia (GMI) A Budi Pramono. Harga tersebut menurut Budi adalah harga termahal, bisa jadi harganya tidak akan sebesar itu, terlebih saat ini sudah ada perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dan China.
IG sendiri beberapa waktu lalu tampil di ajang otomotif bergengsi Beijing Auto Show. Bila benar diproduksi mobil ini akan mematahkan predikat mobil termurah sejagat yang selama ini dipegang oleh Tata Nano yang saat ini sudah naik harga menjadi antara US$ 2.800-3.800 (Rp 26-35,2 juta).
Di Beijing IG hadir dengan disain dan teknologi terkini. Pada model konsepnya, IG mengaplikasi pintu model sayap camar alias gullwing dengan lekuk tubuh yang futuristik. Sementara untuk dapur pacunya, Geely IG konsep tersebut sudah mengaplikasi teknologi hibrid dengan memadukan sebuah mesin konvensional berkapasitas 998 cc dan sebuah motor listrik..kren juga ya teknologi China.
Dengan perpaduan dua kekuatan itu, Geely IG mampu melaju hingga ke kecepatan 150 km/jam. Kemampuan tersebut didapatnya berkat sumbangan tenaga dari mesin konvensional yang mampu mengeluarkan tenaga hingga 52 kW pada 6.000 RPM dengan torsi mencapai 93 Nm pada 3.400-3.800 RPM.
Nah bagi keluarga kecil dengan satu anak, sepertinya bisa sedikit lebih lega karena mobil ini berkapasitas 3 penumpang.

Read More >>