Sabtu, 24 Agustus 2013

Rossi: Yamaha dan Honda Berimbang di Brno




Brno - Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, menilai timnya dan Honda memiliki peluang yang sama besar untuk tampil sebagai pemenang dalam balapan MotoGP Republik Ceko di Sirkuit Brno.

Setelah dikalahkan Honda di Sachsenring, Laguna Seca, dan Indianapolis, Yamaha disebut-sebut punya peluang untuk bangkit di Brno. Selain karena karakter Brno yang cocok dengan mereka, Yamah juga telah menggelar tes di sana beberapa waktu lalu. Menurut Rossi, sebenarnya Yamaha dan Honda punya kekuatan yang berimbang di Brno. Tapi, dia mengakui bahwa timnya lebih kompetitif di sirkuit ini.

"Saya pikir trek ini berimbang (untuk motor Yamaha dan Honda), juga karena Dani (Pedrosa) menang di sini pada tahun lalu, mengalahkan Jorge (Lorenzo) di lap terakhir," seru Rossi seperti dikutip Crash.

"Tapi, yang pasti Yamaha jauh lebih kompetitif dan saya juga lebih kompetitif karena saya menyukai trek ini dan saya membalap dengan cara yang lebih baik daripada di Indianapolis," imbuh The Doctor.

Dalam sesi latihan bebas pertama MotoGP Ceko, Rossi menempati posisi kelima. Dia kemudian naik satu tingkat di sesi kedua dengan catatan waktu 1 menit 56,726 detik, terpaut 0,226 detik dari Stefan Bradl yang jadi pebalap tercepat. "Hari ini adalah hari yang positif buat saya, khususnya siang ini, karena kami membuat beberapa modifikasi dan jauh membaik," jelas Rossi.

"Saya cepat dengan ban lunak dan keras. Kami semua sangat dekat, lima atau enam pebalap dengan selisih waktu 0,3 detik. Ini sangat menarik," katanya.
Read More >>

Inikah Problem Yamaha Factory Racing?




Para engginers Yamaha sepertinya akan mengalami sakit kepala, pusing 7 keliling, migrain, insomnia, dan penyakit lainnya menghadapi tekanan dari kedua ridernya Lorenzo dan Rossi. Bagaimana tidak belum selesai dengan masalah SSGnya sekarang kedua rider tersebut meminta untuk segera melakukan Upgrade pada YZR-M1 mereka. Rossi dan Lorenzo meminta Chasis baru karena mereka kesulitan/tidak bisa melakukan pengereman lebih dalam dibandingkan dengan rider2 Honda.

Disaat Yamaha sibuk dengan SSG mereka, Honda telah membenahi sektor pengereman dan membuat Yamaha semakin pusing 7 keliling.

Valentino Rossi: " Kami kesulitan di dua area dibandingkan dengan Honda. Di track yang lebar kami dekat dengan mereka. Tapi honda melakukan pengereman lebih dalam dibandingkan dengan kami. Ini sangat membuat aku dan Jorge frustasi karena ketika kami bertarung mereka lebih kuat daripada kami pada sektor pengereman dan kami tidak bisa melakukan apa-apa.
Kami harus melakukan improve pada chasis.

Jorge Lorenzo: " kami memiliki keseimbangan yang bagus pada tikungan. Tapi kami tidak bisa melakukan Hard Braking. Honda dapat melaukan late braking jadi mereka bisa menghentikan motor mereka pada saat2 terakhir masuk tikungan, tapi kami membutuhkan beberapa meter dan waktu untuk melakukan pengereman. Jadi menurutku inilah titik kelemahan kami yang utama."
Read More >>

Jumat, 23 Agustus 2013

Sedotan Mengandung Zat Berbahaya Beredar di China


Sedotan itu dibuat tidak melalui pemeriksaan standar kualitas.
Ilustrasi sedotan
Ilustrasi sedotan (Openwall.com) (Openwall.com)
VIVAnews - Pemerintah China memperingatkan akan adanya sedotan yang mengandung zat berbahaya. Sedotan itu dibuat tidak melalui pemeriksaan standar kualitas dan memalsukan logo aman di kemasannya.
Diberitakan Asia One, Selasa 16 Juli 2013, setiap sedotan di China sebelumnya harus melalui pengujian sebelum mendapatkan logo aman dari departemen kesehatan. Namun, sedotan berbahaya ini diproduksi oleh pabrik yang tidak terdaftar dan memalsukan logo tersebut.

"Di toko grosir, kami menemukan logo tersebut sulit dibaca dan mudah dihapus," kata Lou Zhongping, saat menginspeksi toko di Yu Garden, Shanghai, awal Juli lalu.

Dalam temuannya, hanya 10 persen sedotan yang lolos kualifikasi standar aman. Sedotan berbahaya ini tetap dijual walaupun sebelumnya petugas memerintahkan pihak toko menariknya dari rak.

Sedotan warna-warni itu dikhawatirkan mengandung zat berbahaya, karena tidak diketahui bahan pembuatnya. Menurut ahli makanan, zat dalam sedotan bisa larut di dalam air dan berbahaya jika terminum.

Penyakit yang mungkin timbul adalah penyakit pada sistem pencernaan, kerusakaan organ seksual, kemandulan atau bahkan kanker.

Pemerintah China memang tengah gencar memberantas barang palsu berbahaya di pasaran menyusul ditemukannya kandungan melamin pada susu formula bayi beberapa tahun lalu. Saat itu, sebanyak 1.253 balita jatuh sakit setelah minum susu tersebut, dua di antaranya meninggal dunia.

China juga merupakan produsen obat palsu terbesar di dunia. Agustus tahun lalu, sekitar 18.000 aparat di China dikerahkan menggerebek pabrik obat palsu dan menahan 2.000 pelaku. Sebanyak 1.100 pabrik obat tersebut dihancurkan. Obat palsu yang disita diduga bernilai sekitar US$180 juta atau setara Rp267 miliar.

sumber VIVAnews
Read More >>

"Blusukan" Ekstrem ala Presiden Timor Leste Kalahkan Jokowi?


Akibat infrasturktur yang masih terbatas di Timor Leste, Presiden Taur Matan Ruak terpaksa berjalan kali selama beberapa hari pada 17-19 Agustus 2013 untuk menemui rakyatnya di pedalaman negeri yang pernah menjadi bagian Indonesia itu.

KOMPAS.com — Fenomena pemimpin yang "turun" menyambangi rakyat lewat cara mendatangi langsung lokasi-lokasi yang dinilai punya masalah sepertinya kembali dipopulerkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Jokowi kemudian mengistilahkan hal tersebut sebagai blusukan. Cara blusukan Jokowi kemudian dikenal cukup ekstrem.

Tak sekadar mendatangi kawasan yang belum tertata apik, Jokowi berani datang ke tempat-tempat yang sangat tidak nyaman bagi seorang petinggi pemerintahan.

Kawasan kumuh di mana rumah penduduk saling berimpitan, berjalanan becek, dan berbau tak sedap, misalnya, tak jarang jadi lokasi blusukan Jokowi.

Blusukan pun rupanya dilakukan di negeri yang tadinya jadi bagian dari Republik Indonesia, Timor Leste.

Di sana, bahkan presidennya, melakukan cara blusukan yang lumayan ekstrem untuk ukuran seorang pejabat.

Gubernur DKI Jakarta, Indonesia, Jokowi blusukan di kawasan kumuh untuk menemui warganya.

Di Timor Leste, Presiden Taur Matan Ruak harus berjalan kaki berhari-hari demi bertemu rakyatnya di pedalaman.



Dodo Hawe Inilah gaya Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Taur Matan Ruak, saat mengunjungi warganya yang tinggal di pedalaman.

Maklum, banyak permukiman warga di pedalaman Timor Leste tidak bisa dijangkau dengan kendaraan bermotor. Karena itu, sang Presiden harus berjalan kaki berhari-hari untuk mengunjungi warganya pada 17 Agustus sampai 19 Agustus 2013 silam.

Timor Leste, yang memiliki penduduk sekitar 1,1 juta orang ini, kini sedang membangun berbagai fasilitas umum, seperti jalan, pelabuhan, bandara, dan tempat wisata.

Cara yang lumayan ekstrem bukan? Namun, dengan latar belakangnya selaku mantan panglima gerilyawan di Timor Leste ini, cara blusukan masuk keluar bukit terjal yang dilakukan Taur Matan Ruak untuk menyapa warganya menjadi sesuatu yang "biasa".



Dodo Hawe Taur Matan Ruak di tengah warganya.

sumber
Read More >>

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Kalang Kabut


Ilustrasi pembuatan tempe | KOMPAS/ANTONY LEE

DEMAK, KOMPAS.com - Naiknya harga kedelai dari Rp 6.700 per kilogram menjadi Rp 8700 per kilogram membuat para perajin tempe di Kabupaten Demak kalang kabut. Dengan kenaikan harga kedelai yang cukup tinggi tersebut, mereka harus tetap berproduksi sebab konsumen hampir dipastikan selalu mencari lauk khas Indonesia ini.

Alhasil, untuk menyiasati supaya harga tempe tidak ikut melonjak, maka para produsen tempe mengurangi ukuran produknya sehingga harga masih bisa dipertahankan seperti semula. Namun, pengurangan ukuran tempe sekitar 1 centimeter dari ukuran sebelum harga kedelai naik pun masih menyisakan masalah. Pasalnya, daya beli konsumen juga menurun akibat harga barang kebutuhan sehari-hari naik sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Harga kedelai naik mas, tapi kalau (harga) tempenya dinaikkan ndak laku. Terpaksa ukuran tempenya dikurangi, itu aja masih belum masuk, mas," kata Sudarmi, pedagang sekaligus pembuat tempe asal Kampung Tanubayan, Kelurahan Bintoro, Demak yang mengeluhkan kenaikan harga kedelai, Jumat (23/8/2013).

Rupanya kenaikan harga kedelai di pasar lokal juga diperparah oleh langkanya stok kedelai di koperasi sentra tempe di daerah Bintoro, Demak. Akibatnya, beberapa perajin tempe yang tidak kebagian bahan baku terpaksa berhenti produksi hingga pengadaan bahan baku kembali normal seperti biasanya.

“Mau beli kedelai tidak kebagian, stok kosong, mas. Sudah mahal stoknya kosong, pripun niki, mas," Muzaidin, perajin tempe asal Kelurahan Bintoro, Kabupaten Demak.

Melambungnya harga kedelai ini diduga karena imbas naiknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika yang menyentuh di kisaran Rp 10.887 per 1 dolar. Keluhan para perajin dan konsumen tempe ini seharusnya mejadi perhatian dari pemerintah. Sebab, tempe adalah komoditas utama dalam negeri, sebagai salah satu makanan asli Indonesia yang digemari seluruh penduduknya. Keberadaan dan kualitas tempe sebaiknya tetap terjaga supaya asupan nutrisi berprotein tinggi demi kesehatan bangsa juga turut terjaga.

sumber
Read More >>

Ada Tawaran Waralaba Gerai Minimarket Rajawali Rp 150 Juta, Berminat?




Jakarta - BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) menawarkan kerjasama waralaba minimarket rajawali. Bagi yang berminat hanya perlu menyiapkan dana Rp 150 juta dan lokasi tempat usaha.

Direktur Utama PT RNI Ismed Hasan Putro mengungkapkan beberapa pihak sudah berminat untuk membuka waralaba atas minimarket yang bernama Waroeng Rajawali. Pada bulan November tahun ini, Waroeng Rajawali siap diwaralabakan.

"Nanti November kita akan mulai waralabakan, masyarakat akan kita libatkan, mungkin bisa dipercepat jadi Oktober. Sudah 400-500 dari BUMN dan masyarakat yang memesan," kata Ismed saat peresemian Gerai Waroeng Rajawali di Hanggar, Pancoran, Jaksel, Jumat (17/8/2013).

Ismed mengungkapkan pihaknya hanya akan menyediakan produk-produk yang dijual. Peminat harus menginvestasikan uangnya sebesar Rp 150 juta dan menandatangani sebuah perjanjian yang berlaku selama 3 tahun. Lokasi diharuskan memiliki lebar minimal 10 meter dengan panjang yang tidak ditentukan.

"Kami hanya mengisi barang. Tempat dan perizinan mereka yang proses. Nanti kita setting tempatnya," katanya.

Persyaratan lain, lanjut Ismed harus tersedia tempat khusus menjual daging sapi, atau semacam lemari pendingin. Selain itu akan ada 1500 item produk yang akan dijual disatu gerai Waroeng Rajawali.

"Nanti ada 1500 item. Syaratnya juga ada ruang untuk showcase daging. Karena daging itu merupakan langkah kita membantu menstabilisasi harga," jelasnya.

Di luar waralaba, RNI berencana membuka 1500 gerai Waroeng Rajawali di seluruh Indonesia hingga bulan Juni tahun depan. Selain itu, RNI pun berencana untuk membuat Hipermarket, atau toko grosir besar minimal 1 toko di kota besar Indonesia. Dalam jangka pendek, Hipermarket akan dibuka di Hanggar Pancoran, di atas lahan seluas 3 hektar.

sumber
Read More >>